WELCOME TO THE BLOG SERBA SERBI.

Selasa, 27 Oktober 2009

Malaysia Ingin Tes Kekuatan Indonesia



Sabtu, 06 Juni 2009 11:34
Jakarta (SuaraMedia News) - Krisis perbatasan Indonesia-Malaysia di perairan Ambalat dinilai hanya strategi Malaysia untuk melihat kekuatan Indonesia. Malaysia dinilai hanya ingin melihat reaksi sikap Indonesia dengan manuver yang dilakukannya.

"Hanya water testing," kata Pengamat Hubungan Internasional Universitas Padjajaran, Teuku Rezasyah, dalam diskusi Radio Trijaya, di Warung Daun, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu, 6 Juni 2009.

Dia menjelaskan, provokasi yang dilakukan Kapal Malaysia itu biasa dilakukan seluruh negara di dunia. Yang harus dilakukan pemerintah Indonesia adalah menunjukkan kehadirannya, salah satunya melalui kapal patroli.

"Mereka melakukan itu untuk membuat sebuah skenario hipotesis," kata Reza. Ia sepakat dengan langkah yang diambil pemerintah Indonesia khusunya dalam menyelesaikan masalah ini.

"Saya apresiasi pemerintah yang menggunakan sesuai by the book," kata Reza.

Seperti diketahui, pada 25 Mei lalu, Kapal Perang TNI Angkatan Laut KRI Untung Suropati menghalau Kapal Perang Diraja Malaysia di blok Ambalat. Kapal Diraja Malaysia menerobos 12 mil laut wilayah Indonesia pada blok yang diduga memiliki cadangan minyak dan gas bumi.

Indonesia harus bersikap tegas dan transparan terhadap Malaysia terkait kasus Ambalat, di Pulau Nunukan, Kalimantan Timur agar tidak lagi diklaim Malaysia sebagai batas wilayah perairan negerinya. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPR Yusron Ihza Mahendra, di sela diskusi mingguan, di Warung Daun, Jakarta.

"Kita itu harus tegas. Kita bukannya mengklaim Ambalat, tetapi memang ingin mengatakan Ambalat milik kita. Yang mengklaim itu Malaysia. Malaysia bilang ada dobel klaim," kata Yusron,

Yusron mengatakan kasus masuknya kapal Malaysia ke kedaulatan Indonesia, khususnya perairan Pulau Ambalat sudah lama terjadi. "Kasus ini sudah lama," ujarnya.

Menurutnya, Indonesia harus segera menuntaskan masalah ini agar tidak menjadi provokasi dari berbagai pihak yang dikhawatirkan dapat menimbulkan dengan masalah yang tidak diinginkan.

Pemerintahn Indonesia dan pemerintah Malaysia diharapkan memiliki kesadaran dalam menyelesaikan sengketa perbatasan baik darat maupun laut.

Seperti diberitakan, beberapa hari terakhir isu sengketa wilayah Ambalat kembali mencuat menyusul masuknya kapal-kapal Malaysia ke perairan milik Indonesia itu.(vvn/kmp) www.suaramedia.com

back to nunukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bebas Bayar

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

gif maker

Arifuddin Ali