Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, Kita Dukung Suksesi Kepemimpinan Nasional Hasil Pemilu 2014 Demi Kelanjutan Pembangunan Menuju Indonesia yang Makin Maju dan Sejahtera.

Sabtu, 27 September 2014

Dunia Menyoroti Demokrasi Indonesia

arifuddinali.blogspot.com - Keputusan DPR meloloskan undang-undang yang mengembalikan proses pemilihan kepala daerah kepada DPRD mendapat sorotan besar media massa dan pengamat asing. Laman The New York Times menyebut ini sebagai kemunduran dalam transisi demokrasi dan perebutan kekuasaan secara telanjang oleh elite politik.

Media massa terkemuka lain, seperti BBC dan The Guardian (Inggris), majalah Time (Amerika Serikat), serta The Sydney Morning Herald dan Brisbane Times (Australia), juga memberikan porsi cukup besar pada isu tersebut, Jumat (26/9).

Laman majalah Time, harian The New York Times, dan The Sydney Morning Herald menyoroti reaksi keras dan kemarahan masyarakat Indonesia, yang menyebut pengesahan UU ini sebagai kemunduran besar demokrasi Indonesia. Mereka antara lain mengutip penilaian Gubernur DKI Jakarta dan presiden terpilih Joko Widodo sebelum UU kontroversial tersebut disetujui dalam Sidang Paripurna DPR pada Jumat dini hari.

#ShameOnYouSBY

Time memberitakan, kemarahan warga terutama diarahkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Partai Demokrat yang dipimpinnya. Hal itu karena Partai Demokrat melakukan walk out yang menyebabkan kemenangan kubu pendukung UU pilkada tak langsung, yang dimotori partai politik anggota Koalisi Merah Putih.

Kekecewaan warga ini umumnya disalurkan melalui sejumlah media sosial. BBC mengutip topik terpopuler di salah satu akun Twitter, yang menuliskan ”Rest in Peace Democracy”. Time mengutip komentar keras bertanda pagar #ShameOnYouSBY, yang menjadi topik terpopuler sepanjang Jumat.

Adapun The Guardian mengutip blog yang ditulis Andrew Thornley, pakar pemilu Indonesia dari Asia Foundation.

”Sangat sulit untuk tidak melihat UU ini sebagai sebuah manuver politik untuk mengembalikan otoritas elektoral dari rakyat ke partai politik, pada saat kemenangan (rakyat) melalui pemilihan presiden langsung kemarin,” tulis Thornley.

Dr Colin Brown, profesor kehormatan Universitas Griffith, Australia, dan pengajar politik Indonesia, kepada koresponden Kompas di Brisbane, Australia, Harry Bhaskara, mengatakan, UU yang baru disahkan itu sesuatu yang patut disayangkan.

Brown menilai UU itu sebagai langkah mundur bagi proses demokrasi Indonesia. Dia meyakini itu sebagai cara partai politik tertentu mencegah kemunculan orang-orang seperti Joko Widodo, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Brown meyakini UU tersebut akan menjadi ancaman besar terhadap pemerintahan baru Joko Widodo-Jusuf Kalla. Dengan dikembalikannya proses pilkada ke DPRD, parpol akan kembali mengambil kendali jalannya politik di Indonesia.

Adapun The Sydney Morning Herald mengutip menteri era Orde Baru, Sarwono Kusumaatmadja, yang menyebut UU itu hanya akan mengalihkan aliran politik uang kepada kelompok oligarki politik, sedangkan rakyat tetap menjadi korban.

Negatif

Pengesahan UU Pilkada juga mendapat reaksi negatif pasar. Aksi jual melanda perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak awal perdagangan sebagai respons atas keputusan DPR ini. Akibatnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat terempas hingga 1,85 persen sebelum ditutup turun 68 poin (1,32 persen) ke level 5.132,56.

Investor asing melepas kepemilikan saham-saham unggulan, seperti Bank Mandiri, Bank BRI, Astra International, Bank BNI, dan Semen Indonesia. Mereka mencatat penjualan bersih hingga Rp 1,4 triliun sehingga catatan pembelian bersih di BEI melorot menjadi Rp 49,9 triliun.

Di pasar spot, rupiah juga kembali turun dan menembus level psikologis di Rp 12.023 per dollar AS, melemah sekitar 0,3 persen. Jika dilihat sejak awal bulan September, nilai rupiah turun sekitar 2,8 persen terhadap dollar AS dan sekitar 1,2 persen atas dollar AS jika dilihat sejak awal tahun ini. (baranews.co 27092014)

Jumat, 26 September 2014

Jalannya Voting RUU Pilkada

arifuddinali.blogspot.com - Voting RUU Pilkada selesai digelar. Ada dua opsi, yaitu pilkada langsung atau lewat DPRD. Ada 135 anggota DPR mendukung pilkada langsung dan 226 mendukung pilkada lewat DPRD.
 


Ini Hasil Voting RUU Pilkada

Dengan aksi walkout Partai Demokrat, opsi "Pilkada langsung" kalah telak dari "Pilkada melalui DPRD" dalam pemungutan suara di sidang paripurna DPR yang berlangsung hingga Jumat (26/9) dinihari.

Untuk diketahui, opsi Pilkada melalui DPRD memang didukung lebih banyak partai politik yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih.

Suara Fraksi Partai Demokrat menjadi menentukan karena mereka memiliki sekitar 100 anggota, namun begitu fraksi menyatakan walkout dan hanya menyisakan segelintir orang, kemenangan kubu Koalisi Merah Putih sudah bisa ditebak.

Berikut hasil pemungutan suara yang dilakukan secara terbuka:
 
Fraksi Langsung DPRD
Golkar 11 73
PDIP 88 0
PKS 0 55
PAN 0 44
PPP 0 32
PKB 20 0
Gerindra 0 22
Hanura 10 0
Demokrat 6 0
TOTAL 135 226

Sumber: beritasatu.com - Jumat, 26 September 2014 | 01:49

Rabu, 24 September 2014

Anas Urbaningrum Divonis 8 Tahun Penjara

arifuddinali.blogspot.com -  Jakarta - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menjatuhkan hukuman 8 tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan terhadap Anas Urbaningrum. Majelis hakim menyatakan bekas Ketua Umum Partai Demokrat itu terbukti melakukan korupsi dan pidana pencucian uang. 

"Menyatakan terdakwa Anas Urbaningrum terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara berlanjut dan tindak pidana pencucian uang yang dilakukan secara berulang kali," ujar hakim ketua Haswandi saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu, 24 September 2014. 

Dalam tuntutannya, jaksa meminta hakim menghukum Anas dengan pidana 15 tahun penjara dan membayar denda Rp 500 juta subsider 5 bulan bui. Jaksa juga meminta Anas membayar uang pengganti atas kerugian negara sebesar Rp 94,18 miliar dan US$ 5.261.070. Selain itu, jaksa menuntut Anas dengan pidana tambahan, yakni pencabutan hak untuk dipilih dan memilih dalam jabatan publik, serta pencabutan izin usaha pertambangan atas nama PT Arina Kotajaya di Kalimantan Timur.

Untuk dakwaan pencucian uang, jaksa menganggap Anas berupaya menyamarkan harta hasil korupsi sebesar Rp 20,88 miliar. Anas membelanjakan duit hasil dugaan korupsi itu untuk membeli rumah seluas 1.639 meter persegi di Jalan Teluk Semangka Blok G, Duren Sawit, Jakarta Timur, seharga Rp 3,5 miliar atas nama terdakwa, dan rumah di Jalan Selat Makassar, Duren Sawit, Jakarta Timur, seharga Rp 690 juta atas nama Attabik Ali, mertua Anas. 
Sumber : tempo.co - Rabu, 24 September 2014 |

 

JAKARTA - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) menjatuhkan pidana delapan tahun penjara dan denda sebesar Rp300 juta, subsidair tiga bulan kurungan kepada mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum. Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum KPK.

Anas dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara berlanjut dan tindak pidana pencucian uang yang dilakukan secara berulang kali.

"Menjatuhkan pidana delapan tahun dan denda Rp300 juta dengan ketentuan bila denda tidak dibayar, maka diganti kurungan selama tiga bulan penjara," ujar Ketua Majelis Hakim Haswandi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (24/9/2014).

Majelis hakim juga menetapkan terdakwa untuk tetap berada dalam tahanan.

Diketahui, Anas ditetapkan sebagai terdakwa dalam perkara senilai Rp2,5 triliun ini lantaran menerima gratifikasi dan melakukan TPPU. Atas perbuatannya dia sebelumnya dituntut selama 15 tahun penjara oleh jaksa dengan denda Rp500 juta subsider lima bulan kurungan.

Kemudian, Anas juga dituntut berupa pencabutan hak politiknya dan pencabutan izin usaha pertambangan atas nama PT Arina Kotajaya.

Atas perbuatannya Anas didakwa melanggar Pasal 12 huruf (a) juncto Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sedangkan, dalam dugaan TPPU, dia didakwa melanggar Pasal 3 Undang-undang Nomor 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP dan Pasal 3 huruf C Undang-undang Nomor 15 Tahun 2002 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 25 Tahun 2003 tentang pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang


Anas Tantang Hakim Sumpah Mubahalah

JAKARTA- Terpidana kasus gratifikasi proyek Hambalang Anas Urbaningrum menilai vonis delapan tahun penjara yang dijatuhkan kepadanya tidak adil. Dia pun mengajak, hakim untuk melakukan sumpah mubahalah (sumpah laknat).

Sumpah mubahalah berasal dari kata bahlah yang bermakna kutukan atau melaknat. Mubahalah menurut istilah adalah dua pihak yang saling memohon dan berdoa kepada Allah supaya melaknat dan membinasakan pihak yang batil atau menyalahi kebenaran.

"Saya menyampaikan kepada majelis  hakim, dan jaksa, agar kalau jaksa penuntut umum yakin dengan tuntutannya dan majelis yakin dengan putusannya mari melakukan mubahalah. siapa yang tidak benar harus siap dikutuk," kata Anas, usai persidangan, Rabu (24/9/2014).

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu yakin, kebenaran akan terungkap di kemudian hari. "Keadilan tertinggi urusan Tuhan," ujar Anas.

Dikatakan Anas, memang pada mulanya kebenaran diremehkan, kebenaran tidak dianggap, kebenaran ditertawakan, lama-lama kebenaran dilawan dan diserang dengan segala cara. "Tapi kebenaran akan menang. Itulah yang akan saya lakukan dengan sungguh-sungguh," ungkapnya.

Selain itu, Anas juga mengajak kerabatnya untuk tidak reaktif menanggapi putusan tersebut.  "Tidak perlu sedih, menangis, tidak perlu marah, ini situasi yang tidak mudah. Ini bukan waktunya berpikir tentang kesenangan. Ini waktunya untuk memelihara keberanian memelihara daya tahan dan konsistensi perjuangan," pungkasnya
Sumber: news.okezone.com - Rabu, 24 September 2014 

Anas: Vonis Saya Tidak Adil

JAKARTA - Terpidana kasus dugaan penerimaan gratifikasi proyek pembangunan sport center di Bukit Hambalang dan proyek lainnya serta Tindak Pidana Pencucian Uang, Anas Urbaningrum, menghormati putusan majelis hakim yang menjatuhkan vonis penjara selama 8 tahun.

Namun, disisi lain, mantan Ketua Umum Partai Demokrat ini merasa putusan tersebut tidak adil lantaran tidak berdasarkan fakta persidangan yang lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Pertama sebagai terdakwa saya hormati putusan majelis. Kedua,saya berpendapat putusan tidak adil karena tidak berdasarkan fakta persidangan yang lengkap dan dapat dipertanggungjwabkan," katanya saat ditanya hakim ketua Haswandi atas vonisnya di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (24/9/2014).

Kemudian, Anas sebelum mengambil sikap meminta waktu kepada majelis hakim selama satu minggu apakah menerima atau bakal mengambil langkah hukum berikutnya.  Pasalnya, kata Anas,perlu berdiskusi dulu terutama kepada keluarga. "Untuk itu mohon diijinkan untuk waktu konsultasi, bicara, istikharah sampai seminggu ini," tuturnya.

Begitu juga dengan penasehat hukum Anas, Adnan Buyung Nasution sependapat dengan sikap Anas. Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum mengaku masih pikir-pikir dulu.

Diketahui,Majelis hakim menjatuhkan vonis selama 8 tahun penjara dengan denda sebesar Rp300 juta. Apabila tidak dibayar maka diganti dengan kurungan selama tiga bulan. Selain itu, Anas juga dihukum membayar uang pengganti kerugian negara yang jumlahnya yang diperoleh dari tindak pidana korupsi sebesar‎ Rp57.590.330.580 dan USD5,261,070‎.
Sumber: news.okezone.com - Rabu, 24 September 2014

Hakim Tipikor Vonis Anas 8 Tahun Penjara


Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta menjatuhkan vonis 8 (delapan ) tahun penjara dan denda Rp 300 juta kepada mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.

Anas dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana korupsi dan pencucian uang terkait proyek Hambalang dan proyek APBN lainnya.

Mendengar putusan itu Anas Urbaningrum menghormati vonis majelis hakim Tipikor, yakni hukuman 8 tahun penjara dan denda Rp 300 juta. Untuk itu, Anas memohon agar majelis hakim melakukan mubahalah atau sumpah kutukan.

KOMPAS PETANG, 24 SEPTEMBER 2014

Selasa, 23 September 2014

5 Manfaat Menakjubkan Buah Naga

arifuddinali.blogspot.com - Buah naga atau dikenal juga pitaya, menjadi buah favorit banyak orang saat ini. Buah yang berasal dari Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan ini memiliki banyak manfaat kesehatan yang mungkin Anda belum tahu.

Buah Naga dikemas dengan vitamin C, B1, B2 dan B3, dan mineral penting termasuk fosfor, zat besi, dan kalsium. Satu buah mengandung sekitar 60 kalori dan itu adalah berita bagus bagi mereka yang sedang diet.

Berikut beberapa manfaat terbaik dari buah naga:


1. Antioksidan penuh

Buah naga membantu tubuh Anda menyingkirkan semua radikal bebas yang memproduksi kanker. Buah naga merupakan sumber antioksidan yang membantu mengurangi dampak perusakan sel dari radikal bebas dalam tubuh.


2. Membantu mencegah tanda-tanda penuaan

Karena mengandung antioksidan yang tinggi, buah naga membantu mencegah penuaan kulit. Makan buah naga untuk menjaga kulit kencang, muda, dan sehat. Buah naga dan madu juga dapat dibuat sebagai masker wajah.

Oleskan masker buah naga ke wajah dan diamkan 15 hingga 20 menit. Ini adalah alternatif alami dari masker antipenuaan yang mahal.


3. Meningkatkan kesehatan jantung

Di dunia sibuk ini penuh stres. Banyak orang memiliki masalah serius dengan kesehatan jantung. Buah naga dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung Anda dengan mengurangi kadar kolesterol jahat dan mengisi kembali ke level yang baik.

Buah ini kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang membantu jantung tetap dalam kondisi terbaik.


4. Membantu mengontrol dan melawan diabetes

Buah naga merupakan sumber fantastis serat dan dapat membantu mengontrol dan melawan diabetes. Buah naga membantu menstabilkan kadar glukosa darah dengan menekan lonjakan glukosa.

Tapi pastikan Anda yang menderita diabetes berkonsultasi dengan dokter sebelum menambahkan buah naga dalam menu harian.


5. Meningkatkan sistem pencernaan

Mengkonsumsi buah naga juga dapat membantu membersihkan sistem pencernaan. Sebab buah naga memiliki kandungan serat sangat tinggi yang dapat memperbaiki pencernaan yang buruk dan meredakan sembelit.

Dengan mengkonsumsi biji dan daging buah naga, Anda akan menjaga tubuh Anda kenyang dan dibentengi dengan baik.
(kinet 19092014)

Para Ilmuwan Jerman Buktikan Ada Kehidupan Setelah Kematian

arifuddinali.blogspot.com - Sebuah tim psikolog dan dokter yang bekerjasama dengan Technische Universit├Ąt Berlin, Jerman, baru-baru ini mengumumkan bahwa ada beberapa bentuk kehidupan setelah kematian. Pernyataan mengejutkan ini didasarkan pada kesimpulan dari penelitian medis yang mereka lakukan terhadap pengalaman seseorang menjelang kematian.

Seperti dilansir worldnewsdailyreport.com, tim peneliti mengawasi kondisi pasien yang secara medis dinyatakan mati selama hampir 20 menit sebelum hidup kembali. Proses ini diulang pada 944 orang sukarelawan selama empat tahun terakhir.

Untuk membuat pasien dalam keadaan mati, tim peneliti melakukan pencampuran terhadap beberapa jenis obat-obatan termasuk epinefrin dan dimethyltryptamine. Obat-obatan ini memungkinkan tubuh untuk bertahan dalam keadaan mati secara medis hingga melalui proses penghidupan kembali tanpa merusak tubuh.

Tubuh pasien kemudian dimasukkan ke dalam keadaan koma sementara dengan menggunakan campuran obat lain, yang harus disaring oleh ozon dari darah selama proses penghidupan kembali 18 menit kemudian.

Durasi sangat panjang dari pengalaman baru-baru ini dimungkinkan oleh perkembangan mesin cardiopulmonary recitation (CPR) yang disebut AutoPulse. Jenis peralatan ini telah digunakan selama beberapa tahun terakhir, untuk menghidupkan kembali orang yang telah mati antara 40 menit sampai satu jam.

Pengalaman menjelang kematian sebelumnya telah dihipotesiskan dalam berbagai jurnal medis sebagai memiliki karakteristik halusinasi, tetapi Dr Berthold Ackermann dan timnya, sebaliknya, menganggap mereka sebagai bukti keberadaan akhirat dan dari bentuk dualisme antara pikiran dan tubuh.

Tim ilmuwan yang dipimpin oleh Dr Berthold Ackermann, telah memantau operasi dan telah mengumpulkan kesaksian dari para pasien. Meskipun ada beberapa variasi-variasi kecil dari satu orang ke orang lain, semua pasien memiliki beberapa kenangan saat berada dalam kematian medis. dan sebagian besar dari mereka menggambarkan beberapa sensasi yang sangat mirip.

Sebagian kenangan termasuk perasaan detasemen dari tubuh, perasaan levitasi, ketenangan, keamanan, kehangatan, hingga melihat cahaya yang luar biasa.
Para ilmuwan mengatakan bahwa mereka sangat menyadari bahwa ada banyak kesimpulan mereka yang akan mengejutkan banyak orang, seperti fakta bahwa gambaran tentang kematian yang selama ini diketahui dari ajaran agama tampaknya sama sekali tidak terjadi.

Padahal, para relawan merupakan umat dari berbagai kepercayaan seperti Kristen, Muslim, Yahudi, Hindu dan ateis.
“Saya tahu, hasil penelitian kami bisa mengganggu keyakinan beragama dari banyak orang” kata Mr Ackermann. “Tapi dengan cara ini, kami baru saja menjawab salah satu pertanyaan terbesar dalam sejarah umat manusia. Ya, ada kehidupan setelah kematian dan hal ini berlaku untuk semua orang.” lanjutnya.

Sumber: kabarislam.ne - 19-09-2014

Rabu, 10 September 2014

Habibie Pulang Kampung

arifuddinali.blogspot.com - Mata Najwa: Di penghujung Agustus lalu, Habibie akhirnya melakukan perjalanan pulang kampung ke Parepare, Sulawesi Selatan. Ia napak tilas melihat jejak-jejak masa kecilnya. Tim Mata Najwa Metro TV merekam secara eksklusif seluruh rangkaian perjalanan pulang kampung BJ Habibie.

Ada sejumlah agenda yang dilakukan BJ Habibie di kota kelahirannya. Secara simbolis ia mengawali pembangunan Institut Teknologi Habibie, sebuah perguruan tinggi yang memfokuskan pada ilmu komputer. Selanjutnya Habibie juga mencanangkan pembangunan Monumen Cinta Habibie – Ainun, yang terletak di lapangan Bau Massepe Parepare.

BJ Habibie mengisahkan perjalanannya dan arti kampung halaman, kepada Najwa Shihab. Simak kisah BJ Habibie dalam Mata Najwa episode Habibie Pulang Kampung, Kamis, 11 September 2014 pukul 21;05 WIB. Hanya di Metro TV.


Lihat Videonya di sini

Sumber: metrotv

BJ Habibie Akan Resmikan Pembangunan Institut Teknologi BJ Habibie 

 

Kedatangan mantan Presiden Republik Indonesia ketiga, Ir. Baharuddin Jusuf Habibie ke Sulawesi Selatan dijemput langsung oleh Plt. Sekretaris Wilayah Daerah Prov. Sulsel, Ir. Abdul Latif dan Walikota Pare-pare, Taufan Pawe di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Rabu, 27 Agustus 2014. BJ Habibie rencananya akan melakukan peresmian pembangunan Kampus Institut Teknologi BJ Habibie di Kota Pare-pare.

Abdul Latif mengatakan, kunjungan mantan presiden RI, BJ Habibie di Sulsel adalah untuk melakukan peresmian pembangunan kampus Institut Teknologi BJ Habibie di Pare-pare.

Selain itu kedatangan BJ Habibie juga sekaligus untuk mengenang masa kecilnya, karena selama ini beliau jarang pulang ke kampung halaman dan banyak tinggal di Negara Jerman.

“BJ Habibie juga ingin melihat perkembangan Provinsi Sulsel, dimana saat ini Sulsel dianggap sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia,”ujarnya.

Kunjungan BJ Habibie di Sulsel juga diagendakan akan menjadi salah satu pemateri di Kampus Universitas Hasanuddin Makassar.

Sumber: sulselprov.go.id - Kamis, 28 Agustus 2014
-ar-

Minggu, 07 September 2014

Batu Ginjal Bisa Dicegah

arifuddinali.blogspot.com - Batu ginjal termasuk dalam penyakit yang cukup banyak penderitanya, jumlahnya mencapai satu dari sepuluh orang. Kebanyakan orang yang pernah menderita penyakit ini tak akan melupakan pengalamannya mengalami sakit akibat batu ginjal.

Batu ginjal merupakan gumpalan keras berukuran kecil di dalam ginjal. Yang sangat mengganggu, batu ginjal dapat menimbulkan rasa sakit hebat ketika melewati saluran urin dalam tubuh.

Batu ginjal umumnya terbentuk dari gumpalan kalsium, magnesium, dan asam urat. Ketika urin terlalu pekat, garam kalsium, asam urat, sistin, dan bahan lain dalam urine dapat mengkristal dan akhirnya membentuk endapan mineral berbentuk batu.

Ada beberapa gejala yang bisa Anda rasakan ketika terkena penyakit batu ginjal ini. Diantaranya, nyeri cukup parah pada bagian pinggul, rasa sangat sakit seperti berdenyut dan berfluktuasi, nyeri saat buang air kecil, urine berdarah,  mual dan muntah.

Pengobatan batu ginjal tergantung pada ukuran batu. Semakin kecil ukuran batu, semakin mudah penanganannya. Jika ukuran batu ginjal berdiameter kurang dari 4 milimeter, penanganannya cukup dengan memperbanyak minum air putih atau jika perlu dibantu dengan konsumsi obat-obatan. Batu akan keluar dengan sendirinya bersama urine.

Namun, untuk batu yang berukuran besar, bisa dengan bantuan alat seperti  gelombang kejut untuk menghancurkan batu ginjal di dalam. Jika tidak bisa karena ukuran batu terlalu besar, maka langkah terakhir yaitu dilakukan operasi.

Untuk mencegah batu ginjal, ubahlah pola makan. Minum lebih banyak air putih yaitu 8-12 gelas per hari.  Lemon dan jeruk nipis juga dapat membantu mencegah pembentukan batu. Selain itu, hindari makanan berlemak, asin, dan kaya zat oksalat seperti bayam dan kacang.

Kelebihan atau kekurangan zat makanan tertentu, seperti kelebihan vitamin D, natrium, atau daging, berperan dalam pembentukan batu ginjal.

Meski modifikasi pola makan bisa mencegah pembentukan batu ginjal, tetapi jenis batu tertentu cenderung timbul pada suatu keluarga. Dengan kata lain, meski sudah berpantang makanan, tetap saja batu ginjal akan muncul.

Selain itu, ada beberapa batu ginjal yang terkait dengan kondisi kesehatan, seperti hiperaktifnya kelenjar paratiroid, kerusakan tubulus ginjal, infeksi saluran kemih menahun, serta gangguan metabolisme yang langka. (artakota.tribunnews.com - 07092014)

Berita

Loading...

Arah Kiblat