WELCOME TO THE BLOG SERBA SERBI.

Minggu, 06 Desember 2009

Jangan Jadikan Negeri Ini Penuh dengan Para Pefitnah

Ada fenomena menarik di negeri ini, yaitu munculnya orang-orang yang merasa paling  pintar dan  paling benar serta  paling bisa. Mengumbar opini  yang meresahkan, tanpa aturan, melakukan analisa tanpa data yang akurat dan beropini dengan persepsi diri sendiri. Mengkritik dan memfitnah merupakan sarapan hari-harinya. Dengan alasan kebebasan berbicara ataupun kebebasan lainnya merek berlindung tanpa mau tau apakah yang dikatanya benar atau salah, mencemarkan nama baik orang atau tidak, merugikan orang lain atau tidak.

Berlindung dengan mengatasnamakan nama rakyat mereka berbicara, tetapi rakyat yang mana, kita tak tahu.  Demi kepentingan kelompoknya dan maupun kepentingan lainnya  memfitnah, menuduh, dianggapa sebagai pembenaran. Agar publik percaya begitu saja hasil fitnahnya dan terprovokasi tuduhan yang belum begitu benar.

Negeri ini memang memberikan kebebasan berbicara kepada setiap warga negara tetapi kebebasan yang bertanggungjawab, yaitu  bertanggung jawab terhadap apa yang dilakukan, bertanggungjawab terhadap apa yang dibicarakan. Tanggungjawab itu diwujudkan dalam bentuk data dan fakta aktual atau fakta hukum agar kita tidak melanggar aturan hukum yang berlaku dalam suatu negara hukum.

Ingat jangan jadikan negeri penuh dengan kaum yang gemar mencela dan memfitnah. Kebenaran tidak akan terwujud bila negeri penuh dengan para pefitnah. Yang benar menjadi salah, dan yang salah menjadi benar. Mau dibawa kemana bangsa ini jika terus-terus meneruskan disuburkan oleh orang-orang yang mudahnya mengumbar fitnah. Bangsa ini tidak akan  bangkit keterpurukan bila terus menerus membudayakan fitnah.


Bebas Bayar

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online