WELCOME TO THE BLOG SERBA SERBI.

Jumat, 13 Januari 2012

Provinsi Makkah

Posisi Provinsi Makkah
Provinsi Makkah adalah sebuah provinsi Arab Saudi yang memiliki luas wilayah 164.000 km² dan populasi 5.797.971 jiwa (2004). Ibu kotanya ialah Mekkah.

Makkah memiliki sebuah masjid bernama Masjid Al-Haram, dimana didalamnya terdapat sebuah bangunan bernama Ka'bah yang merupakan bangunan suci bagi umat Islam seluruh dunia. Di Ka'bah, terdapat sebuah batu hitam yang dipercaya berasal dari surga bernama Hajar Aswad.

Selain Madinah, Makkah adalah kota yang juga melarang kunjungan orang-orang yang beragama bukan Islam. Jadi bisa dipastikan 100% penduduk Makkah adalah umat muslim.

Makkah (dan Madina) selalu ramai dikunjungi oleh umat Islam dari seluruh dunia. Mereka melakukan ibadah umrah atau haji disana.

Masjidil Haram

Masjidil Haram
Masjidil Haram (bahasa Arab: المسجد الحرام) adalah sebuah masjid di kota Mekkah, yang dipandang sebagai tempat tersuci bagi umat Islam. Masjid ini juga merupakan tujuan utama dalam ibadah haji. Masjid ini dibangun mengelilingi Ka'bah, yang menjadi arah kiblat bagi umat Islam dalam mengerjakan ibadah salat.
Imam Besar masjid ini adalah Syaikh Abdurrahman As-Sudais, seorang imam yang dikenal dalam membaca Al Qur'an dengan artikulasi yang jelas dan suara yang merdu.
Masjid Al Haram di tahun 2020.

Sejarah

Menurut keyakinan umat Islam, Ka'bah atau nama lainnyaBakkah pertama sekali dibina oleh Nabi Adam. Dan kemudian dilanjutkan pada masa Nabi Ibrahim bersama dengan anaknya, Nabi Ismail dan sekaligus membangun masjid di sekitar Ka'bah tersebut[1].
Selanjutnya perluasan Masjidil Haram dimulai pada tahun 638 sewaktu khalifah Umar bin Khattab, dengan membeli rumah-rumah di sekeliling Ka'bah dan diruntuhkan untuk tujuan perluasan, dan kemudian dilanjutkan lagi pada masa khalifah Usman bin Affan sekitar tahun 647 M.
Menurut hadits shahih, satu kali salat di Masjidil Haram sama dengan 100.000 kali salat di masjid-masjid lain, kecuali Masjid Nabawi dan Masjidil Aqsha. Satu kali salat di Masjid Nabawi sama dengan 1.000 kali salat di masjid-masjid lain, kecuali Masjidil Haram dan Masjidil Aqsha. Adapun satu kali salat di Masjidil Aqsha sama dengan 250 kali salat di masjid-masjid lain, kecuali Masjidil Haram dan Masjid Nabawi..

Referensi

  1. Al-A'zami, M.M., (2005), Sejarah Teks Al-Qur'an dari Wahyu sampai Kompilasi, (terj.), Jakarta: Gema Insani Press, ISBN 979-561-937-3.

Hajar Aswad

Hajar Aswad, dikelilingi oleh bingkai perak dan selimut hitam kiswah di Ka'bah.
Hajar 'Aswad (Arab: حجر أسود) merupakan batu yang dalam agama Islam dipercaya berasal dari surga. Yang pertama kali meletakkan Hajar Aswad adalah Nabi Ibrahim. Dahulu kala, batu ini memiliki sinar yang terang dan dapat menerangi seluruh jazirah arab. Namun semakin lama sinarnya semangkin meredup dan hingga akhirnya sekarang berwarna hitam. Batu ini memiliki aroma wangi yang unik dan ini merupakan aroma alami yang dimilikinya semenjak awal keberadaannya. Saat ini batu tersebut ditaruh di sisi luar Ka'bah.

Dalam Islam, kaum Muslim berusaha untuk menyentuh atau mencium Hajar Aswad jika sedang melaksanakan ibadah haji atau umrah. Mereka melakukannya karena mengikuti apa yang dilakukan oleh Muhammad.[1]

Referensi

  1. Ahmad Sarwat, Lc., Asal Usul dan Hukum Mencium Hajar Aswad, Situs Mitra-Haji.com, Diakses 13 Mei 2010.

 

Pranala luar



Arief

Bebas Bayar

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online