WELCOME TO THE BLOG SERBA SERBI.

Jumat, 19 Juli 2013

Makka Sebagai Pusat Bumi

arifuddinali.blogspot.com - Prof. Hussain Kamel, sebagaimana diungkapkan Dr.Mohammad Daudah, menemukan sesuatu fakta mengejutkan bahwa Makkah adalah pusat bumi. Pada mulanya ia meneliti suatu cara untuk menentukan arah kiblat do kota-kota besar di dunia. Untuk tujuan ini, ia menarik garis-garis pada peta, dan sesudah itu ia mengamati dengan seksama posisi ketujuh benua terhadap Makkah dan jarak masing-masing. Ia memilau untuk menggambar garis-garis ejajar hanya untuk memudahkan proyeksi garis bujur dan garis lintang.

Setelah dua tahun dari pekerjaan yang sulit dan berat itu, ia terbantu oleh program-program komputer untuk menentukan jarak-jarak yang benar dan variasi-variasi yang berbeda, serta banyak hal lainnya. Ia kagum dengan apa yang ditemukannya, bahwa Makkah merupakan pusat bumi. Ia menyadari kemungkinan menggambar suatu lingkaran dengan Makkah sebagai titik pusatnya, dan garis luar lingkaran itu adalah benua-benuanya. Dan pada waktu yang sama, ia bergerak bersamaan dengan keliling luar benua-benua tersebut.

Gambar-gambar satelit, yang muncul kemudian pada tahun 90-an, menekankan hasil yang sama ketika studi-studi lebih lanjut mengarah kepada topografi lapisan-lapisan bumi dan geografi waktu daratan itu diciptakan. Telah menjadi teori yang mapan secara ilmiah bahwa lempengan-lempengan bumi terbentuk selama usia geologi yang panjang, bergerak secara teratur di sekitar lempengan Arab. Lempengan-lempengan ini terus menerus memusat ke arah itu seolah-olah menunjuk ke Makkah

Allah berfirman di dalam al-Quran al-Karim sebagai berikut : “Demikianlah Kami wahyukan kepadamu al-Qur’an dalam bahasa Arab supaya kamu memberi peringatan kepada Ummul Qura (penduduk Makkah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya .. ” (QS Asu-Syura (42):7 )

Kata ‘Ummul Qura’ berarti induk bagi kota-kota lain dan kota-kota di sekelilingnya menunjukkan Makkah adalah pusat bumi bagi kota-kota lain, dan yang lain hanyalah berada di sekelilingnya. Lebihd ari itu, kata ummu (ibu) mempunyai arti yang penting dalam kultur Islam. Sebagaimana seorang ibu adalah sumbe dari keturunan, maka Makkah juga merupakan sumber dari semua negeri lain, sebagaimana dijelaskan pada awal kajian ini.

Dan perdasarkan pertimbangan yang seksama bahwa Makkah berada ditengah-tengah bumi sebagaimana yang dikuatkan oleh syudi-studi dan gambar-gambar geologi yang dihasilkan satelit, maka benar-benar diyakini bahwa kota suci Makkah, bukan Greenwich, yang seharusnya menjadi rujukan waktu dunia. Hal ini akan mengakhiri kontroversi lama yang dimulai empat dekade yang lalu.

Ada yang banyak beragumentasi ilmiah untuk membuktikan bahwa Makkah merupakan wilayah nol bujur sangkar yang melalui kota suci tersebut, dan ia tidak melewati Greenwich di Inggris. GMT dipaksakan pada dunia ketika mayoritas negeri di dunia berada di bawah jajahan Inggris. Jika waktu Makkah yang diterapkan, maka mudah bagi setiap orang untuk mengetahui waktu shalat.
Sumber: haji-online.com

Proposed Masjidil Haram & Makkah Development...Insha Allah..

Bebas Bayar

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online