WELCOME TO THE BLOG SERBA SERBI.

Senin, 31 Oktober 2011

Profil Sosio Demografis Kabupaten Nunukan

1. PENDUDUK

Jumlah penduduk dan kepadatan penduduk pada suatu wilayah dapat digunakan sebagai tolok ukur untuk mengetahui kecenderungan penyebaran penduduk. Jumlah penduduk yang besar cenderung mengelompok pada tempat-tempat tertentu sehingga menyebabkan pola penyebaran bervariasi. Kepadatan penduduk yang tinggi pada umumnya dapat dijumpai pada daerah-daerah yang mempunyai aktifitas tinggi, adanya sarana transportasi yang memadai, dan keadaan sosial ekonomi yang lebih baik. Sebaliknya kepadatan penduduk yang rendah pada umumnya terdapat pada daerah-daerah yang aktifitas ekonomi yang realatif masih rendah dan keadaan sarana transportasi yang masih sulit.
Banyaknya Penduduk Kabupaten Nunukan Tahun 2008* Krayan 8.742 jiwa, Krayan Selatan 2.321 jiwa, Lumbis 9.507 jiwa, Sembakung 8.542 jiwa, Nunukan 55.701 jiwa, Sebuku 11.981 jiwa, Sebatik 20.935 jiwa, dan Sebatik Barat 11.282 jiwa Jumlah 129.011 jiwa

Penduduk Kabupaten Nunukan pada tahun 2007 sebanyak 125.585 jiwa dan meningkat pada tahun 2008
sebanyak 129.011 jiwa dengan perincian 68.716 jiwa penduduk laki-laki (53,26%) dan 60.295 jiwa penduduk perempuan (46,74%) dengan tingkat kepadatan penduduk rata-rata 9,04 jiwa/Km2. Laju pertumbuhan dalam periode 2007 - 2008 mencapai 2,73%. 
* Angka Sementara Penduduk Tengah Tahun
Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Nunukan

Sensus penduduk tahun 2010 penduduk kabupaten Nunukan meningkat menjadi  140.841 jiwa dengan perincian 75.171 jiwa pendudul laki-laki dan 65.670 jiwa penduduk perempua.
Sumber : BPS Indonesia

Pemukiman Penduduk

  2. KETENAGAKERJAAN

a. Tenaga Kerja Tingkat pertumbuhan penduduk yang relatif tinggi sangat mempengaruhi pertumbuhan angkatan kerja. Semakin bertambahnya penduduk usia kerja akan berpengaruh pada pertambahan jumlah angkatan kerja, baik sebagai pekerja maupun pencari kerja. Peningkatan tersebut jika tidak diimbangi dengan pasar kerja yang besar maka akan menimbulkan dampak kerawanan sosial dengan banyaknya pengangguran. Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) diluar negeri tahun 2008 mencapai 27.485 orang. Sementara itu kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terjadi di Kabupaten Nunukan pada tahun 2008 sebanyak 5 kasus sama dengan tahun 2007, dengan jumlah tenaga kerja yang di PHK naik daripada tahun sebelumnya dari 19 orang menjadi 106 orang

b. Upah Minimum Regional

Pendapatan pekerja dalam hal ini dalah upah selalu mendapat perhatian dari pemerintah, hal ini bisa dilihat dari kenaikan rata-rata kebutuhan hidup minimum setiap tahunnya yang mengalami kenaikan sepanjang tahun tahun 2005 hingga 2008, pada tahun 2006 rata-rata kebutuhan hidup minimum sebesar Rp. 1.106.819 per orang, dan pada tahun 2007 mengalami kenaikan menjadi Rp. 1.278.985 per orang dan terus naik di tahun 2008 menjadi Rp. 1.670.172 per orangnya. Sedangkan untuk Upah Minimum Regional (UMR) juga mengalami hal yang sama, dimana pada tahun 2006 UMP mencapai Rp. 701.640,- per orang dan mengalami kenaikan di tahun 2007 menjadi Rp. 787.000,- per orang, juga di tahun 2008 mengalami kenaikan lagi menjadi Rp. 842.000,- per orang.
Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Nunukan


3.PENDIDIKAN

Pendidikan formal merupakan suatu proses yang berjenjang dari SD hingga perguruan tinggi. Untuk menunjang keberhasilan pembangunan bidang pendidikan, pendidikan formal yang umumnya diselenggarakan di sekolah-sekolah. Melalui proses pendidikan diharapkan akan menghasilkan sumber daya manusia yang lebih mampu bersaing dalam berbagai aspek kegiatan. Jumlah penduduk yang menamatkan pendidikan menunjukkan ketersediaan kualitas sumber daya manusia pada suatu wilayah. Semakin banyak jumlah penduduk yang menamatkan sekolah tinggi, maka semakin baik pula ketersediaan kualitas sumber daya manusia.

Jumlah Sekolah, Murid Dan Guru Pada

• Taman Kanak-Kanak (TK) 27 buah
• Sekolah Luar Biasa (SLB) 1 buah
• Sekolah Dasar (SD) 140 buah
• Sekolah Lj. Tkt. Prtm (SLTP) 38 buah
• Sekolah Lanj. Tingkat Atas (SLTA) 18 buah
• Perguruan Tinggi (PT) 0 buah
• Sekolah Menegah Kejuruan 2 unit
Jumlah siswa/mahasiswa

• Taman Kanak-Kanak (TK)  1.097 orang
• Sekolah Luar Biasa (SLB) 15 orang
• Sekolah Dasar (SD) 20.543 orang
• Sekolah Lj. Tkt. Prtm (SLTP)  5.901 orang
• Sekolah Menengah Umum (SMU) 4.608 orang
• Sekolah Men. Kejuruan (SMK)  515 orang
• Perguruan Tinggi (PT) 0 orang
Jumlah guru/dosen & kepala sekolah

• Taman Kanak-kanak (TK) 95 orang
• Sekolah Luar Biasa (SLB) 5 orang 
• Sekolah Dasar (SD)  1.231 orang
• Sekolah Lj. Tkt. Prtm (SLTP)  403 orang
• Sekolah Menengah Umum (SMU) 386 orang
• Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 63 orang
• Perguruan Tinggi (PT)0 orang

Sumber : Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Nunukan

Terkait:
  1. Kondisi Fisik
  2. Pemerintahan
  3. Sosio demografis
  4. Perekonomian
  5. Infrastruktur
  6. Keuangan
  7. Kawasan Perbatasan

Bebas Bayar

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online