WELCOME TO THE BLOG SERBA SERBI.

Tampilkan postingan dengan label Ginjal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ginjal. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 September 2014

Batu Ginjal Bisa Dicegah

arifuddinali.blogspot.com - Batu ginjal termasuk dalam penyakit yang cukup banyak penderitanya, jumlahnya mencapai satu dari sepuluh orang. Kebanyakan orang yang pernah menderita penyakit ini tak akan melupakan pengalamannya mengalami sakit akibat batu ginjal.

Batu ginjal merupakan gumpalan keras berukuran kecil di dalam ginjal. Yang sangat mengganggu, batu ginjal dapat menimbulkan rasa sakit hebat ketika melewati saluran urin dalam tubuh.

Batu ginjal umumnya terbentuk dari gumpalan kalsium, magnesium, dan asam urat. Ketika urin terlalu pekat, garam kalsium, asam urat, sistin, dan bahan lain dalam urine dapat mengkristal dan akhirnya membentuk endapan mineral berbentuk batu.

Ada beberapa gejala yang bisa Anda rasakan ketika terkena penyakit batu ginjal ini. Diantaranya, nyeri cukup parah pada bagian pinggul, rasa sangat sakit seperti berdenyut dan berfluktuasi, nyeri saat buang air kecil, urine berdarah,  mual dan muntah.

Pengobatan batu ginjal tergantung pada ukuran batu. Semakin kecil ukuran batu, semakin mudah penanganannya. Jika ukuran batu ginjal berdiameter kurang dari 4 milimeter, penanganannya cukup dengan memperbanyak minum air putih atau jika perlu dibantu dengan konsumsi obat-obatan. Batu akan keluar dengan sendirinya bersama urine.

Namun, untuk batu yang berukuran besar, bisa dengan bantuan alat seperti  gelombang kejut untuk menghancurkan batu ginjal di dalam. Jika tidak bisa karena ukuran batu terlalu besar, maka langkah terakhir yaitu dilakukan operasi.

Untuk mencegah batu ginjal, ubahlah pola makan. Minum lebih banyak air putih yaitu 8-12 gelas per hari.  Lemon dan jeruk nipis juga dapat membantu mencegah pembentukan batu. Selain itu, hindari makanan berlemak, asin, dan kaya zat oksalat seperti bayam dan kacang.

Kelebihan atau kekurangan zat makanan tertentu, seperti kelebihan vitamin D, natrium, atau daging, berperan dalam pembentukan batu ginjal.

Meski modifikasi pola makan bisa mencegah pembentukan batu ginjal, tetapi jenis batu tertentu cenderung timbul pada suatu keluarga. Dengan kata lain, meski sudah berpantang makanan, tetap saja batu ginjal akan muncul.

Selain itu, ada beberapa batu ginjal yang terkait dengan kondisi kesehatan, seperti hiperaktifnya kelenjar paratiroid, kerusakan tubulus ginjal, infeksi saluran kemih menahun, serta gangguan metabolisme yang langka. (artakota.tribunnews.com - 07092014)

Jumat, 25 Juli 2014

Sayangi ginjal Anda dengan Makanan ini

arifuddinali.blogspot.com - Apakah Anda sudah menyayangi ginjal Anda? Walaupun ukurannya kecil, ginjal sangat berarti bagi kesehatan kita seperti menyaring darah, menghasilkan hormon, menjaga keseimbangan asam basa dan lainnya.

Bagaimana cara menjaga kesehatan ginjal? Berikut 10 makanan yang baik untuk ginjal dilansir boldsky.com 

1. Bawang putih

Bawang putih merupakan makanan super yang memiliki anti-oksidan dan anti-pembekuan yang dapat mengurangi resiko penyakit jantung. Bawang putih juga mengurangi kadar kolesterol jahat dan peradangan dalam tubuh.

2. Kecambah

Kecambah membersihkan ginjal dan mengurangi kemungkinan batu ginjal. Lebih baik dikonsumsi mentah daripada dimasak terlebih dahulu.

3. Berries

Berries seperti stroberi, cranberry, raspberry dan blueberry sangat ramah pada ginjal. Berries mengandung anti-inflamasi yang mengurangi peradangan dan meningkatkan fungsi kandung kemih.

4. Kubis

Kubis meningkatkan fungsi ginjal dan sering digunakan sebagai obat alami untuk memperbaiki dan menyehatkan ginjal.


5. Paprika merah

Orang dengan atau tanpa penyakit ginjal harus menyertakan paprika merah dalam makanan mereka. Paprika ini rendah kalium dan kaya akan vitamin (A, C dan B6), asam folat dan serat yang menjaga ginjal sehat dan juga mencegah beberapa jenis kanker.

6. Apel

Anggur, ceri dan apel adalah buah-buahan yang sehat yang baik untuk detoksifikasi dan membersihkan ginjal. Anda harus rutin menyantap apel setiap harinya.

7. Minyak zaitun

Kita semua tahu bahwa minyak zaitun adalah salah satu minyak terbaik yang baik untuk jantung. Minyak zaitun mengandung anti-inflamasi asam lemak yang menurunkan oksidasi dan berkhasiat pada ginjal.

8. Bawang merah

Bawang dikonsumsi untuk menyembuhkan batu ginjal secara alami. Bawang merah berfungsi sebagai penawar racun dan membersihkan ginjal.  

9. Ceri

Ceri kaya akan vitamin dan rendah protein. Jadi, ceri dianjurkan untuk mengurangi kadar kalium dalam tubuh dan meningkatkan kesehatan ginjal. 

10. Ikan


Ikan banyak mengandung Omega-3 mengurangi peradangan dalam tubuh sehingga melindungi ginjal dari penyakit. Ikan salmon, mackerel, herring dan tuna merupakan jenis ikan sehat yang baik untuk ginjal.

Anda bisa mengonsumsi salah satu atau beberapa dari daftar makanan di atas demi kesehatan ginjal Anda. Sayangi ginjalmu untuk kesehatan yang lebih baik.  (kabarislam.net)

Minggu, 20 Juli 2014

Ginjal Anda Sehat Jika Minum Ini!!

arifuddinali.blogspot.com - Sebagian dari kita mungkin berpikir untuk menjaga ginjal sehat dengan cara banyak minum air putih. Itu memang benar.

"Selama asupan cairan memadai dalam tubuh, ginjal dapat melakukan pekerjaan yang menakjubkan diantaranya membersihkan tubuh dari racun kemudian mengeluarkannya lewat urin,"tutur ahli ginjal Steven Guest seperti dilansir liputan6.com

Ternyata, selain air putih kerja ginjal bisa baik dengan minum minuman berikut:

1. Jus Jeruk

Satu lagi kebaikan jeruk. Jus jeruk mengandung sitrat yang terbukti memberikan manfaat untuk pencegahan batu ginjal. Perlu diingat untuk tidak memberikan gula banyak-banyak ke dalam jus jeruk, karena terlalu banyak gula meningkatkan risiko batu ginjal.

2. Anggur Merah

Mengonsumsi anggur merah bisa menjaga ginjal dan melindungi jantung pasien yang telah sakit ginjal seperti yang diungkapkan pertemuan National Kidney Foundation.

Peneliti juga menemukan data bahwa mengonsumsi satu gelas anggur merah sehari menurunkan risiko 37% terkena penyakit ginjal kronis dibandingkan mereka yang tidak minum anggur merah sama sekali.

3. Jus Cranberry

Cranberry mengandung senyawa yang dapat membunuh bakteri E coli, bakteri yang menyebabkan terjadinya infeksi salurah kemih. Penelitian yang dilakukan pada wanita dengan infeksi saluran kemih yang minum jus cranberry setiap hari bisa mengurangi infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kemih yang terlalu lama bisa membuat bakteri menyebar hingga ginjal. Sehingga, ginjal pun ikut infeksi.
Sumber: (meetdoctor.com)
 

Senin, 14 Juli 2014

Batu Ginjal

Kenali Gejala Menurunnya Fungsi Ginjal

Biasanya, diabetes menjadi penyebab utama dari penyakit ini. Penyebab lainnya bisa dikarenakan adanya penyakit genetik seperti kelainan kekebalan, cacat bawaan dari lahir, dan lain-lain. Yang Anda bisa lakukan adalah dengan mengenali gejala-gejala yang menunjukkan menurunnya fungsi ginjal Anda, yaitu:
  • Penimbunan Sampah Dalam Darah. Hal ini ditandai dengan rasa lelah, nyeri di seluruh tubuh, gatal, kram, mudah lupa, susah tidur, mual-mual, tidak ada nafsu makan, daya tahan tubuh terhadap infeksi sangat berkurang.
  • Masalah Keseimbangan Cairan. Penimbunan cairan dengan tanda-tanda pergelangan kaki dan wajah yang membengkak. Sebaliknya, pengeringan cairan bisa ditandai dengan mata yang sangat cekung, mulut kering, hampir tidak ada lendir dalam mulut.
  • Gangguan Hormon. Dengan berkurangnya daya kerja ginjal, bisa menyebabkan produksi hormon dan ekstra hormon berlebih. Akibatnya, hormon tekanan darah pun akan bertambah. Sebaliknya, hormon-hormon yang lain menjadi berkurang produksinya. Hal ini menyebabkan tubuh kekurangan darah, lelah dan juga tulang rapuh.


Cegah Batu Ginjal dengan Olahraga

Tak ada lagi alasan untuk malas berolahraga. Dengan kegiatan olahraga ringan, seperti berjalan kaki, penyakit batu ginjal yang menyakitkan bisa dicegah.

Penyakit batu ginjal bakal diderita sekitar 9 persen orang dalam hidupnya. Penyakit ini kebanyakan diderita kaum pria, tetapi dalam beberapa tahun terakhir insiden pada kaum wanita naik sampai 70 persen.

Ada beberapa faktor risiko penyakit batu ginjal, antara lain obesitas serta konsumsi suplemen kalsium yang kebanyakan dilakoni wanita usia menopause. Karena itu di AS, pemerintahnya tak menyarankan wanita usia lanjut mengonsumsi suplemen kalsium karena tak terbukti menguatkan tulang, malah meningkatkan risiko batu ginjal.

Dalam penelitian terbaru yang melibatkan hampir 85.000 wanita  berusia 50 tahun ke atas, para peneliti melakukan survei mengenai pola makan para responden untuk mengetahui kaitannya dengan risiko batu ginjal.

Selain itu para partisipan juga ditanyakan kebiasaanya berolahraga dan seberapa besar usaha yang dilakukan atau disebut METs (measure of how much effort an activity takes). Misalnya, 10 mETs per meinggu adalah sekitar 2,5 jam jalan kaki dalam kecepatan sedang, empat jam berkebun, atau satu jam jogging.

Tiga tahu kemudian, sebanyak 3 persen responden menderita batu ginjal. Dibandingkan dengan wanita yang tak pernah melakukan olahraga ringan, mereka yang memiliki nilai METs 5 perminggu, risikonya terkena batu ginjal 16 persen lebih rendah.

Makin tinggi nilai METs para responden, makin rendah risiko mereka terkena batu ginjal.

"Kami tidak meminta orang untuk berlari marathon. Cukup lakukan olahraga ringan sampai moderat untuk mendapatkan manfaat pencegahan batu ginjal," kata Dr.Mathew Sorensen dari University of Washington School of Medicine di Seattle.

Ia menjelaskan, olahraga akan mengubah cara tubuh menangani nutrisi dan cairan yang berpengaruh pada terbentuknya batu ginjal.

Keringat yang keluar saat berolahraga juga membawa garam dan mempertahankan kalsium tetap di tulang, sehingga tidak masuk ke ginjal dan urin dimana batu ginjal terbentuk.

Orang yang rajin berolahraga juga cenderung lebih banyak minum sehingga bisa mencegah pembentukan batu ginjal. 



8 Kiat Menjaga Kesehatan Ginjal

Sebagai organ yang penting bagi sistem metabolik tubuh, ginjal perlu dijaga kesehatannya. Jika tidak dipelihara dengan baik, ginjal bisa cepat rusak dan mengakibatkan komplikasi mulai dari penyakit kardiovaskuler, kerusakan saraf, hingga kerusakan kelenjar paratiroid.

Menjaga kesehatan ginjal sebenarnya tidaklah sesulit yang dibayangkan. Hal yang utama yang perlu dilakukan yaitu menghindari faktor yang dapat memperbesar risiko dari penyakit ginjal. Pilihan gaya hidup sehat juga dapat membantu meningkatkan kesehatan secara umum, sekaligus menurunkan risiko penyakit ginjal.

Peneliti Liliana Jimenez dari Danone Research International mengatakan, setidaknya ada delapan upaya yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan ginjal. Berikut kedelapan kiat yang dipaparkan dalam acara temu media memperingati hari ginjal sedunia Rabu (6/3/2013) kemarin di Jakarta :

1. Jaga kesehatan dan tetap beraktivitas
Beraktivitas yang dimaksudkan yakni melakukan aktivitas fisik. Aktiflah bergerak untuk tetap menyehatkan tubuh termasuk ginjal Anda.

2. Jaga kadar gula darah tetap stabil
Penyakit diabetes salah satu faktor risiko dari penyakit ginjal. Menurut data dari Indonesian Renal Registry (IRR) pada tahun 2010, diabetes menyumbang 25 persen penyebab penyakit ginjal.

3. Jaga tekanan darah
Tekanan darah tinggi merupakan penyebab penyakit ginjal tertinggi yang terus meningkat selama lima tahun terakhir. Berdasarkan data dari IRR tahun 2010, tekanan darah tinggi menyebabkan penyakit ginjal sebanyak 35 persen.

4. Konsumsi makanan sehat dan menjaga berat badan ideal
Makanan yang mengandung racun seperti zat pewarna sintetik dan zat pengawet juga dapat mengganggu kesehatan ginjal. Dokter spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit dr. Ciptomangunkusumo (RSCM) Parlindungan Siregar mengatakan dalam kesempatan yang sama, minuman seperti teh atau kopi jika terlalu sering diminum setiap hari dapat berkontribusi dalam pembentukan batu ginjal. Maka Anda perlu menyeimbangkannya dengan banyak meminum air putih.

5. Cukupi kebutuhan cairan tubuh
Mencukupi kebutuhan cairan penting artinya bagi organ ginjal. Anda dapat memenuhi kebutuhan ini melalui berbagai cara misalnya mengonsumsi buah atau sayuran yang mengandung banyak air atau juga rutin minum air putih. Bila Anda rutin beraktivitas dalam kondisi dan situasi yang menuntut banyak mengeluarkan keringat, minumlah dua sampai tiga liter per hari sehingga Anda tidak akan mengalami dehidrasi.

6. Jauhi rokok
Rokok telah lama dikenal sebagai pemicu dan faktor risiko berbagai penyakit berat, termasuk penyakit ginjal.

7. Tak mengkonsumsi obat sembarangan
Obat kimia adalah zat asing yang dapat membuat beban kerja ginjal menjadi berat. Untuk itu disarankan agar tidak mengonsumsi obat sembarangan. "Sebaiknya setiap obat yang Anda konsumsi dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter," ujar Parlindungan.

8. Periksa fungsi ginjal secara rutin segera apabila memiliki salah satu atau lebih faktor risiko
Bentuk pemeriksaan dapat berupa pengukuran laju filtrasi glomerulus (LFG) dan adanya protein dalam urin.

Sumber: health.kompas.com

Bebas Bayar

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

gif maker

Arifuddin Ali