WELCOME TO THE BLOG SERBA SERBI.

Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Januari 2016

Facebook Luncurkan "Live", Fitur Live Streaming

arifuddinali.blogspot.com - Facebook hadir dengan fitur terbaru bagi penggunanya yang diberi nama "Live". Fitur live streaming ini sudah dapat dinikmati pengguna facebook pada perangkat berbasis iOS.

Melihat tingginya jumlah penonton yang menyaksikan video di Facebook, Facebook akhirnya melebarkan sayap dan menghadirkan kemampuan live streaming sebagai penunjang fitur video yang sudah ada.

Eksperimen dan uji coba fitur ini sudah dilakukan sejak tahun lalu. Namun baru pada hari Kamis (28/1), Facebook resmi meluncurkan fitur live streaming pada aplikasi Facebook untuk iOS. Namun seperti dilansir Mashable, "Live" baru dapat dinikmati pengguna iOS di Amerika Serikat.

Vadim Lavrusik dari Facebook menyatakan bahwa fitur ini sedang dalam proses untuk perangkat Android dan diharapakan dapat dinikmati dalam waktu dekat.

Fitur "Live" terdapat dalam menu "Update Status" di sebelah ikon check-in yang digunakan untuk berbagi lokasi di Facebook.

Serupa dengan aplikasi live streaming Periscope, fitur "Live" menyediakan halaman judul dan deskripsi video sebelum mulai melakukan live streaming. Saat sudah merekam secara live, penonton juga dapat mengirimkan komen ketika live streaming sedang berlangsung, secara real-time.

Ketika selesai, pengguna memiliki pilihan untuk menyimpan video dan mengunggahnya dengan cara share video.

Sebagai tambahan, pengguna juga dapat berlangganan dengan halaman live video seseorang agar dapat menerima notfikiasi atau pemberitahuan saat orang tersebut memulai live streaming. (tabloidbintang.com - 290116)

Rabu, 22 April 2015

Buka KAA, Jokowi Soroti Ketidakadilan Global

arifuddinali.blogspot.com - Presiden Joko Widodo menyoroti ketidakadilan dan ketidakseimbangan global dalam pidato pembukaan Konferensi Asia Afrika di Jakarta Convention Center, kawasan Senayan, pada Rabu 22 April 2015.

Jokowi menyebutkan bahwa negara-negara kaya yang jumlahnya penduduknya 20 persen dari populasi dunia, menghabiskan 70 persen sumber daya di planet Bumi.

Ketika ratusan orang di belahan dunia menikmati hidup super kaya, ujarnya, sementara 1,2 miliar orang di belahan selatan tidak berdaya dan miskin dengan penghasilan kurang dari 2 dolar per hari. "Maka ketidakadilan semakin kasat mata," kata Presiden Jokowi.

Ketidakseimbangan global jelas kentara ketika sekelompok negara kaya merasa mampu mengubah dunia dengan menggunakan
kekuatannya. Jokowi mengatakan negara-negara Asia Afrika wajib membangun tatanan ekonomi dunia baru yang terbuka untuk kekuatan-kekuatan ekonomi baru.

Menurut Jokowi, pandangan yang mengatakan bahwa persoalan ekonomi dunia hanya diselesaikan oleh Bank Dunia, IMF (Dana Moneter Internasional) dan ADB (Bank Pembangunan Asia) adalah pandangan usang yang perlu dibuang.

Jokowi berpendapat bahwa pengelolaan ekonomi dunia tidak bisa diserahkan hanya pada ketiga lembaga keuangan internasional tersebut. Dia mendesak dibukanya reformasi arsitektur keuangan global untuk menghilangkan dominasi kepentingan sekelompok negara atas negara lain.

Indonesia sebagai kekuatan ekonomi baru, katanya, sedang bangkit dan siap memainkan peran global untuk kekuatan yang positif. Untuk itu Indonesia siap bekerja sama dengan semua pihak untuk mewujudkan cita-cita mulia itu. "Kita berdiri sejajar sama tinggi dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Kita bisa melakukan itu semua dengan membumikan semangat Bandung, katanya.

Jokowi juga mengajak semua bangsa untuk mengatasi ancaman kekerasan, pertikaian dan radikalisme. Dia dengan terus terang menyebut ISIS sebagai contoh ancaman kekerasan dan radikalisme. Selain itu dia menyerukan perang terhadap narkoba yang menghancurkan masa depan generasi muda bangsa.

Oleh karenanya Indonesia, ujar Jokowi, memprakarsai pertemuan informal negara-negara Konferensi Asia Afrika. Dia optimistis masa depan dunia berada pada negara-negara yang berada pada garis ekuator dan dua benua, yaitu Asia dan Afrika.

Pidato Presiden Jokowi yang membawa pesan kuat untuk perbaikan terhadap ketidakadilan global itu menuai banyak tepukan peserta Konferensi Asia Afrika. Setelah memberikan pidato, Jokowi dan para kepala negara memasuki acara coffe break. Selanjutnya konferensi dilanjutkan di ruang plenary session Jakarta Convention Centre.

Pada pukul 13.00 WIB, Presiden Jokowi mulai serangkaian pertemuan bilateral antara lain dengan Presiden Cina, Perdana Menteri Jepang, Raja Yordania, dan pimpinan Organisasi Konferensi Islam (OKI).
Sumber: tempo.co 22 April 2015

Minggu, 25 Januari 2015

Kisruh KPK Vs POLRI

KPK Vs Polri, Jokowi Hadapi Masalah Kompleks
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad (kiri) menyimak penjelasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang sikap pemerintah terkait penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto oleh Bareskrim Polri, di teras Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/1/2015). Presiden meminta institusi Polri dan KPK untuk memastikan proses hukum kasus tersebut harus objektif dan sesuai dengan aturan UU yang berlaku
arifuddinali.blogspot.com - Pengamat Hukum dari Universitas Indonesia, Chaudry Sitompul menilai, Presiden Joko Widodo menghadapi permasalahan yang lebih kompleks dibanding era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait konflik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Polri. Chaudry menganggap, dalam kasus KPK-Polri saat ini, terdapat kepentingan Jokowi di dalamnya.

"Dulu enggak ada kepentingan SBY, kalau sekarang kan ada kepentingan Jokowi, yaitu pencalonan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai Kapolri," ujar Chaudry usai menghadiri diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (24/1/2015).

Menurut Chaudry, saat ini Jokowi tersandera dalam kepentingan untuk mengangkat Budi Gunawan sebagai Kapolri. Secara politis, Jokowi juga memiliki masalah lebih besar dibanding SBY karena tidak memiliki kekuasaan politik.

Sementara SBY memiliki kekuasaan politik untuk menentukan sikap, karena selain sebagai seorang presiden, dia juga merupakan ketua umum Partai Demokrat. "SBY dulu punya kekuasaan politik di partai. Pak Jokowi tidak. Jadi lebih kompleks. Secara politis harus diperhitungkan. Permasalahan Jokowi lebih jelas," ucap Chaudry.

Sementara itu, mantan wakil Ketua KPK, Bibit Samad Rianto mengatakan, Jokowi saat ini berada dalam posisi sulit karena dikepung oleh empat kepentingan.

Empat kepentingan itu, kata Bibit, adalah kepentingan dari pendukung dan para relawannya, yang kedua adalah kepentingan dari partai pengusung yang tergabung dalam koalisi Indonesia Hebat. Kepentingan yang ketiga adalah kepentingan dari koalisi lawan politiknya, yakni kepentingan dari Koalisi Merah Putih, dan kepentingan yang keempat adalah kepentingan dari Wakil Presiden, Jusuf Kalla.

"Jokowi dan JK kan bisa sejalan bisa juga enggak. Harus diperhatikan. JK punya kepentingan juga. Tapi kepentingannya apa? Gak tahu," kata Bibit. (nasional.kompas.com 24012015)


Tanggapi kisruh Polri vs KPK, ini isi pidato 5 menit Jokowi

jokowi konpres kisruh KPK vs polr
Hubungan Mabes Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) kembali memanas. Dua lembaga penegak hukum itu saling membuka aib setelah calon tunggal Kapolri pilihan Presiden Jokowi ditetapkan sebagai tersangka kasus suap dan gratifikasi.

Di tengah 'perang' sengit dua institusi ini, sikap Presiden Joko Widodo paling ditunggu-tunggu. Dan siang ini, di sela rapat koordinasi bupati dan wali kota di Istana Negara, Jokowi, sapaannya, menyampaikan pandangannya.

Pandangan itu dia sampaikan usai bertemu Pimpinan KPK, Abraham Samad dan Wakapolri Komjen Badrodin Haiti.

Jokowi yang mengenakan batik lengan panjang menyampaikan pidato di halaman depan Istana Bogor. Dia didampingi Wapres Jusuf Kalla, Menko Polhukam dan Seskab.

Berikut pidato lengkap Jokowi soal kisruh Polri dan KPK yang dia sampaikan tak kurang dari 5 menit itu.

Baru saja tadi saya telah melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden, Menko Polhukam, Jaksa Agung dan beberapa menteri serta dengan Ketua KPK dan Wakapolri.

Dan saya sampaikan kepada Ketua KPK, Wakapolri, sebagai kepala negara, saya meminta kepada institusi Polri dan KPK, memastikan proses hukum yang ada harus obyektif dan sesuai Peraturan Undang-undang yang ada.

Tadi saya meminta sebagai kepala negara, agar institusi Polri dan KPK tidak terjadi gesekan dalam menjalankan tugas masing-masing.

Dua hal itu tadi yang saya sampaikan. Dan kita berharap semua juga media terutama, menyampaikan hal-hal yang obyektif. Saya kira itu yang bisa saya sampaikan.

Kita berharap media menyampaikan hal-hal yang objektif. Saya kira itu yang bisa saya sampaikan.

(merdeka.com 23012014)

Senin, 05 Januari 2015

Kecanggiham Pesawat Berief Be-200 Milik Rusia

Inilah Kecanggihan Pesawat Beriev Be-200 Milik Rusia untuk Cari AirAsia QZ8501


arifuddinali.blogspot.com - Tim penyelamat dari Rusia ikut bergabung dalam pencarian korban AirAsia QZ8501 yang hilang di sebelah selatan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Tim penyelamat asal Rusia tersebut mendatangkan dua pesawat, yakni Beriev Be-200 dan pesawat Ilyushin II-76. Dari pesawat itu, Beriev Be-200 cukup menyita banyak perhatian karena kecanggihannya sebagai pesawat amfibi, mampu lepas landasdan mendarat di air.


pesawat amphibi milik Rusia, BE200CS di Landasan Udara Iskandar Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Sabtu (3/1/2015).
Kecanggihan pesawat tersebut sedikit banyak juga "menggoda" pemerintah untuk membelinya. Bentuk wilayah Indonesia, yang sebagian besar berupa perairan, dinilai mendesak untuk memiliki Beriev Be-200 yang merupakan pesawat multifungsi. Lantas, seperti apa kecanggihan pesawat tersebut?

Produk perusahaan Rusia, Beriev Aircraft Company, ini dirancang untuk menjalankan beragam tugas, sebagai pemadam kebakaran, menjalani fungsi SAR, patroli keamanan laut, hingga membawa penumpang ataupun kargo. Harga per unitnya 40 juta dollar AS atau setara Rp 500 miliar.

Pesawat ini mulai diperkenalkan pada 1989, dan Pemerintah Rusia memberikan izin produksi pada 8 Desember 1990. Pada 1991, pesawat ini diperkenalkan dalam pameran dirgantara internasional, Paris Air Show.
Be-200 memiliki kapasitas angkut air hingga 12 ton (12.000 liter atau 3.170 galon) serta 72 penumpang.

Dalam catatan perjalanan tugasnya, Be-200 cukup "akrab" menangani kasus kebakaran hutan. Seperti pada 2007, Pemerintah Portugal menyewa pesawat ini untuk memadamkan api. Pesawat ini bekerja total selama 167 jam dengan membawa air dengan total mencapai 2.322 ton.

Pada tahun yang sama, pesawat ini juga disewa Pemerintah Yunani untuk menangani kebakaran hutan.

Pemerintah Indonesia pun juga pernah menggunakan jasa pesawat ini pada 2006 guna memadamkan kebakaran hutan. Mengutip Wikipedia, Pemerintah RI menyewa pesawat ini selama 45 hari dengan biaya 5,2 juta dollar AS. Pemerintah saat itu pun kepincut untuk membeli pesawat ini. Namun sampai sekarang, rencana itu belum terealisasikan.

Kecanggihan Beriev Be-200 bisa dilihat pada video berikut ini:


Sumber : bisniskeuangan.kompas.com - 4 Januari 2014

Selasa, 18 November 2014

Demo Tolak BBM Naik Mahasiswa Unismuh Makassar Kian Memanas

arifuddinali.blogspot.com - Makassar, (tvOne)

Pascakenaikan harga BBM bersubsidi, demo menolak kenaikan harga BBM hingga kini, Selasa (18/11) sore masih terus terjadi di Makassar. Demo didepan kampus Universitas Muhamadyah, Makassar berlangsung ricuh.

Upaya negosiasi dari pihak keamanan baik dari kepolisian maupun TNI masih terus dilakukan kepada dua kelompok massa yang berada di depan kampus Universitas Muhammadyah, Makassar.

Sumber: video.tvonenews.tv

Selasa, 23 September 2014

Para Ilmuwan Jerman Buktikan Ada Kehidupan Setelah Kematian

arifuddinali.blogspot.com - Sebuah tim psikolog dan dokter yang bekerjasama dengan Technische Universität Berlin, Jerman, baru-baru ini mengumumkan bahwa ada beberapa bentuk kehidupan setelah kematian. Pernyataan mengejutkan ini didasarkan pada kesimpulan dari penelitian medis yang mereka lakukan terhadap pengalaman seseorang menjelang kematian.

Seperti dilansir worldnewsdailyreport.com, tim peneliti mengawasi kondisi pasien yang secara medis dinyatakan mati selama hampir 20 menit sebelum hidup kembali. Proses ini diulang pada 944 orang sukarelawan selama empat tahun terakhir.

Untuk membuat pasien dalam keadaan mati, tim peneliti melakukan pencampuran terhadap beberapa jenis obat-obatan termasuk epinefrin dan dimethyltryptamine. Obat-obatan ini memungkinkan tubuh untuk bertahan dalam keadaan mati secara medis hingga melalui proses penghidupan kembali tanpa merusak tubuh.

Tubuh pasien kemudian dimasukkan ke dalam keadaan koma sementara dengan menggunakan campuran obat lain, yang harus disaring oleh ozon dari darah selama proses penghidupan kembali 18 menit kemudian.

Durasi sangat panjang dari pengalaman baru-baru ini dimungkinkan oleh perkembangan mesin cardiopulmonary recitation (CPR) yang disebut AutoPulse. Jenis peralatan ini telah digunakan selama beberapa tahun terakhir, untuk menghidupkan kembali orang yang telah mati antara 40 menit sampai satu jam.

Pengalaman menjelang kematian sebelumnya telah dihipotesiskan dalam berbagai jurnal medis sebagai memiliki karakteristik halusinasi, tetapi Dr Berthold Ackermann dan timnya, sebaliknya, menganggap mereka sebagai bukti keberadaan akhirat dan dari bentuk dualisme antara pikiran dan tubuh.

Tim ilmuwan yang dipimpin oleh Dr Berthold Ackermann, telah memantau operasi dan telah mengumpulkan kesaksian dari para pasien. Meskipun ada beberapa variasi-variasi kecil dari satu orang ke orang lain, semua pasien memiliki beberapa kenangan saat berada dalam kematian medis. dan sebagian besar dari mereka menggambarkan beberapa sensasi yang sangat mirip.

Sebagian kenangan termasuk perasaan detasemen dari tubuh, perasaan levitasi, ketenangan, keamanan, kehangatan, hingga melihat cahaya yang luar biasa.
Para ilmuwan mengatakan bahwa mereka sangat menyadari bahwa ada banyak kesimpulan mereka yang akan mengejutkan banyak orang, seperti fakta bahwa gambaran tentang kematian yang selama ini diketahui dari ajaran agama tampaknya sama sekali tidak terjadi.

Padahal, para relawan merupakan umat dari berbagai kepercayaan seperti Kristen, Muslim, Yahudi, Hindu dan ateis.
“Saya tahu, hasil penelitian kami bisa mengganggu keyakinan beragama dari banyak orang” kata Mr Ackermann. “Tapi dengan cara ini, kami baru saja menjawab salah satu pertanyaan terbesar dalam sejarah umat manusia. Ya, ada kehidupan setelah kematian dan hal ini berlaku untuk semua orang.” lanjutnya.

Sumber: kabarislam.ne - 19-09-2014

Rabu, 10 September 2014

Habibie Pulang Kampung

arifuddinali.blogspot.com - Mata Najwa: Di penghujung Agustus lalu, Habibie akhirnya melakukan perjalanan pulang kampung ke Parepare, Sulawesi Selatan. Ia napak tilas melihat jejak-jejak masa kecilnya. Tim Mata Najwa Metro TV merekam secara eksklusif seluruh rangkaian perjalanan pulang kampung BJ Habibie.

Ada sejumlah agenda yang dilakukan BJ Habibie di kota kelahirannya. Secara simbolis ia mengawali pembangunan Institut Teknologi Habibie, sebuah perguruan tinggi yang memfokuskan pada ilmu komputer. Selanjutnya Habibie juga mencanangkan pembangunan Monumen Cinta Habibie – Ainun, yang terletak di lapangan Bau Massepe Parepare.

BJ Habibie mengisahkan perjalanannya dan arti kampung halaman, kepada Najwa Shihab. Simak kisah BJ Habibie dalam Mata Najwa episode Habibie Pulang Kampung, Kamis, 11 September 2014 pukul 21;05 WIB. Hanya di Metro TV.


Lihat Videonya di sini

Sumber: metrotv

BJ Habibie Akan Resmikan Pembangunan Institut Teknologi BJ Habibie 

 

Kedatangan mantan Presiden Republik Indonesia ketiga, Ir. Baharuddin Jusuf Habibie ke Sulawesi Selatan dijemput langsung oleh Plt. Sekretaris Wilayah Daerah Prov. Sulsel, Ir. Abdul Latif dan Walikota Pare-pare, Taufan Pawe di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Rabu, 27 Agustus 2014. BJ Habibie rencananya akan melakukan peresmian pembangunan Kampus Institut Teknologi BJ Habibie di Kota Pare-pare.

Abdul Latif mengatakan, kunjungan mantan presiden RI, BJ Habibie di Sulsel adalah untuk melakukan peresmian pembangunan kampus Institut Teknologi BJ Habibie di Pare-pare.

Selain itu kedatangan BJ Habibie juga sekaligus untuk mengenang masa kecilnya, karena selama ini beliau jarang pulang ke kampung halaman dan banyak tinggal di Negara Jerman.

“BJ Habibie juga ingin melihat perkembangan Provinsi Sulsel, dimana saat ini Sulsel dianggap sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia,”ujarnya.

Kunjungan BJ Habibie di Sulsel juga diagendakan akan menjadi salah satu pemateri di Kampus Universitas Hasanuddin Makassar.

Sumber: sulselprov.go.id - Kamis, 28 Agustus 2014
-ar-

Minggu, 17 Agustus 2014

Cerita di Balik Foto Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang Terkenal Ini

arifuddinali.blogspot.com - Siapa yang tidak kenal dengan foto proklamasi kemerdekaan Indonesia ini? Presiden Soekarno membacakan naskah proklamasi di Jalan Pegangsaan Timur. Wakil Presiden Mohammad Hatta berdiri di sisi kiri. Banyak yang kenal foto ini, tapi barangkali tak banyak yang tahu kisahnya. Tahukah Anda kisah heroik di balik foto ini? Pendiri fotografer.net, Kristupa Saragih, pernah mengabadikan kisah dua fotografer di balik foto ini dan dimuat di Kompas.com. Berikut kisahnya.
________________________________________________

Suatu pagi di bulan puasa, 17 Agustus 1945. Frans Sumarto Mendur mendengar kabar dari sumber di harian Asia Raya bahwa ada peristiwa penting di kediaman Soekarno. Alexius Impurung Mendur, abangnya yang menjabat kepala bagian fotografi kantor berita Jepang Domei, mendengar kabar serupa. Kedua Mendur bersaudara ini lantas membawa kamera mereka dan mengambil rute terpisah menuju kediaman Soekarno.

Kendati Jepang telah mengaku kalah pada sekutu beberapa hari sebelumnya, kabar tersebut belum diketahui luas di Indonesia. Radio masih disegel Jepang dan bendera Hinomaru masih berkibar di mana-mana. Patroli tentara Jepang masih berkeliaran dan bersenjata lengkap.

Dengan mengendap-endap, Mendur bersaudara berhasil merapat ke rumah di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Cikini, Jakarta, tatkala jam masih menunjukkan pukul 05.00 pagi.

Pukul 08.00, Soekarno masih tidur di kediamannya lantaran gejala malaria. Soekarno juga masih lelah sepulang begadang merumuskan naskah proklamasi di rumah Laksamana Maeda, Jalan Imam Bonjol Nomor 1. Dibangunkan dokternya untuk minum obat, Soekarno lantas tidur lagi dan bangun pukul 09.00.

Di Jakarta, pukul 10.00 pada hari Jumat pagi itu Soekarno dan Mohammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Upacara proklamasi kemerdekaan berlangsung sederhana, tanpa protokol. Hanya Mendur bersaudara yang hadir sebagai fotografer pengabadi peristiwa bersejarah Indonesia.

Frans berhasil mengabadikan tiga foto, dari tiga frame film yang tersisa. Foto pertama, Soekarno membaca teks proklamasi. Foto kedua, pengibaran bendera Merah Putih oleh Latief Hendraningrat, anggota PETA (Pembela Tanah Air). Foto ketiga, suasana upacara dan para pemuda yang menyaksikan pengibaran bendera.


Diburu tentara Jepang

Usai upacara, Mendur bersaudara bergegas meninggalkan kediaman Soekarno. Tentara Jepang memburu mereka. Alex Mendur tertangkap, tentara Jepang menyita foto-foto yang baru saja dibuat dan memusnahkannya.

Adiknya, Frans Mendur, berhasil meloloskan diri. Negatif foto dikubur di tanah dekat sebuah pohon di halaman belakang kantor harian Asia Raya. Tentara Jepang mendatanginya, tapi Frans mengaku negatif foto sudah diambil Barisan Pelopor.

Meski negatif foto selamat, perjuangan mencuci dan mencetak foto itu pun tak mudah. Mendur bersaudara harus diam-diam menyelinap di malam hari, memanjat pohon dan melompati pagar di samping kantor Domei, yang sekarang kantor Antara.

Negatif foto lolos dan dicetak di sebuah lab foto. Risiko bagi Mendur bersaudara jika tertangkap tentara Jepang adalah penjara, bahkan hukuman mati. Tanpa foto karya Frans Mendur, maka proklamasi Indonesia tak akan terdokumentasikan dalam bentuk foto.

Proklamasi kemerdekaan Indonesia hanya diberitakan singkat di harian Asia Raya, 18 Agustus 1945. Tanpa foto karena telah disensor Jepang.

Setelah proklamasi kemerdekaan, pada bulan September 1945, fotografer-fotografer muda Indonesia bekas fotografer Domei di Jakarta dan Surabaya mendirikan biro foto di kantor berita Antara.

Tanggal 1 Oktober 1945, BM Diah dan wartawan-wartawan eks harian Asia Raya merebut percetakan De Unie dan mendirikan Harian Merdeka. Alex Mendur pun pindah ke Harian Merdeka. Foto bersejarah proklamasi kemerdekaan Indonesia karya Frans Mendur tersebut baru bisa dipublikasikan pertama kali pada 20 Februari 1946 di halaman muka Harian Merdeka.

Setahun setelah kepindahan ke Harian Merdeka, kakak-beradik Frans dan Alex Mendur menggagas pendirian Indonesia Press Photo Service, disingkat IPPHOS. Turut mendirikan biro foto pertama Indonesia tersebut, kakak-beradik Justus dan Frank “Nyong” Umbas, Alex Mamusung, dan Oscar Ganda. IPPHOS berkantor di Jalan Hayam Wuruk Nomor 30, Jakarta, sejak berdiri 2 Oktober 1946 hingga 30 tahun kemudian.

IPHHOS

Koleksi foto IPPHOS pada kurun waktu 1945-1949 konon berjumlah 22.700 bingkai foto. Namun, hanya 1 persen yang terpublikasikan. Foto-foto IPPHOS tak hanya dokumentasi pejabat-pejabat negara, tetapi juga rekaman otentik kehidupan masyarakat pada masa itu.

Keluarga Mendur adalah putra daerah Kawangkoan, Minahasa, Sulawesi Utara. Alex Mendur lahir pada 1907, sementara adiknya Frans Mendur lahir tahun 1913. Frans belajar fotografi kepada Alex yang sudah lebih dahulu menjadi wartawan Java Bode, koran berbahasa Belanda di Jakarta. Frans lantas mengikuti jejak abangnya menjadi wartawan pada tahun 1935.

Foto monumental lain karya Alex Mendur adalah foto pidato Bung Tomo yang berapi-api di Mojokerto tahun 1945, tetapi sering dianggap terjadi di hotel Oranje, Surabaya. Foto monumental lain karya Frans Mendur adalah foto Soeharto yang menjemput Panglima Besar Jendral Soedirman pulang dari perang gerilya di Jogja, 10 Juli 1949.

Kala itu nama Mendur bersaudara sudah terkenal di mana-mana. Keberadaan mereka diperhitungkan media-media asing. Namun, Mendur bersaudara dan IPPHOS tetap idealis untuk loyal kepada Indonesia. Padahal, secara etnis Minahasa, sebenarnya Mendur bersaudara bisa saja dengan mudah merapat ke Belanda. IPPHOS tetap independen, di kala kesempatan bagi Mendur bersaudara terbuka luas untuk meraup lebih banyak uang dengan bekerja untuk media asing.

Meninggal dalam sepi

Semasa hidupnya, Frans Mendur pernah menjadi penjual rokok di Surabaya. Di RS Sumber Waras Jakarta pada tanggal 24 April 1971, fotografer pengabadi proklamasi kemerdekaan RI ini meninggal dalam sepi.

Alex Mendur tutup usia pada tahun 1984 juga dalam keadaan serupa. Hingga tutup usia, kakak-beradik Frans dan Alex Mendur tercatat belum pernah menerima penghargaan atas sumbangsih mereka pada negara ini. Konon, mereka berdua pun ditolak untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Baru pada 9 November 2009 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menganugerahi kedua fotografer bersejarah Indonesia ini, Alexius Impurung Mendur dan Frans Soemarto Mendur, penghargaan Bintang Jasa Utama.

Tugu Pers Mendur

Untuk mengenang aksi heroik Mendur bersaudara, keluarga besar Mendur mendirikan sebuah monumen yang disebut "Tugu Pers Mendur". Tugu ini berupa patung Alex dan Frans serta bangunan rumah adat Minahasa berbentuk panggung berbahan kayu.

Tugu Pers Mendur didirikan di Kelurahan Talikuran, Kecamatan Kawangkoan Utara, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, di tanah kelahiran mereka. Di dalam rumah itu terdapat 113 foto karya Mendur bersaudara.

Presiden Yudhoyono meresmikan tugu ini pada 11 Februari 2013.
Sumber: nasional.kompas.com - 17 Agustus 2014

Inilah Isi Teks Proklamasi yang Asli, Pelajar Wajib Tahu

Tekas Proklamasi yang asli


arifuddinali.blogspot.com - Teks Proklamasi dibacakan saat Hari Kemerdekaan Indonesia 17 AGustus 1945, 69 tahun yang lalu. Sejak itu dalam setiap peringatan HUT RI maka teks tersebut dibacakan kembali, guna mengingatkan seluruh bangsa bahwa Indonesia berhasil meraih kemerdekaan adalah dengan usaha dan perjuangan dari seluruh rakyat.

Bukan hanya usaha dari satu golongan saja. Pengorbanan untuk meraih kemerdekaan tersebut pun bukan kecil, melainkan dengan nyawa jutaan pejuang, harta yang tak sedikit, juga air mata dan banyak hal lagi.


Perlu diketahui oleh generasi muda saat ini, bahwa penyusunan naskah teks Proklamasi yang dibacakan oleh Bapak Proklamator, Ir Soekarno – Hatta dahulu, tidak sembarang menyusun. Walau sedikit dan singkat, namun teks Proklamasi itu begitu bermakna sebagai tonggak kemerdekaan.

Naskah asli teks Proklamasi ditulis dengan tangan oleh Bung Karno, yang juga melalui buah sumbangan pikiran dari Bapak Muhammad Hatta, dan A. Soebardjo. Demikian ini bunyi aslinya:

Proklamasi

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara saksama dan dalam tempoh jang sesingkat-singkatnja.

Djakarta, 17 – 8 – ’05
Wakil2 Bangsa Indonesia.


Demikian bunyi asli teks Proklamasi, yang masih memakai tahun Jepang saat itu (karena sedang dijajah Jepang) yaitu tahun 2605.

Sedangkan setelah diketik kembali oleh Sayuti Melik, maka terjadi perubahan di nama yang bertanda-tangan, yaitu “Atas nama Bangsa Indonesia Soekarno – Hatta”

Demikian perbedaan dari naskah Teks Proklamasi asli dengan yang telah diketik oleh Sayuti Melik, seorang pemuda yang ada di tempat tersebut saat itu. (iberita.com 17082014)

Surat Ucapan Selamat Hari Kemerdekaan untuk Bangsa Indonesia dari Gaza, Palestina

arifuddinali.blogspot.com - Pada hari Ahad (17/8/2014), Republik Indonesia memperingati hari kemerdekaannya yang ke-69. Terkait dengan hal tersebut, salah seorang warga Palestina di Gaza mengirimkan surat ucapan selamat hari kemerdekaan untuk bangsa Indonesia. Surat tersebut dirilis oleh Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP), Sabtu (16/8/2014).

Berikut ini surat ucapan selengkapnya yang ditulis oleh Fursan Khalifa di Gaza:


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh…

Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam kepada junjungan kita, Muhammad SAW.
Keluarga dan saudara kami yang mulia dan tercinta di Indonesia, pada peringatan hari kemerdekaan yang telah dibayar dengan nyawa para syuhada, darah dan tahanan para pejuang.

Para pejuang Bangsa Indonesia sudah merasakan sebagaimana yang saat ini dirasakan bangsa Palestina, seperti pembunuhan dan penghancuran atas tanah dan bangsa kami.

Bangsa Indonesia sudah berjuang dan mengusir penjajah Belanda dengan penuh keberanian dan heroisme persis sebagaimana kami saat ini, para pejuang Palestina yang berjuang melawan penjajah zionis Israel.

Pemimpin bangsa Indonesia, Sukarno dan Hatta telah berjuang mengusir penjajah, dan sekarang di Palestina bangsa kami dan para pemimpin kami seperti Abul Abd Haniyah, Muhammad Addayf sedang berjuang untuk mengembalikan hak-hak kami yang direnggut penjajah zionis.

Sungguh penjajah itu sudah melakukan kejahatan kemanusiaan yang sangat luar biasa kepada bangsa Indonesia sebagaimana juga yang saat ini dilakukan oleh penjajah zionis kepada bangsa kami di Palestina, terutama di Gaza.

Untuk itu, kita adalah bangsa yang sama-sama telah merasakan hidup sakit di bawah tekanan dan kejahatan penjajah, kami berharap kepada Allah dalam waktu yang dekat, Palestina Merdeka sebagaimana bangsa Indonesia telah merdeka.

Kami melihat dan merasakan sendiri, masyarakat Gaza mencintai bangsa Indonesia, di setiap sudut-sudut kota Gaza ada bantuan- bantuan yang sudah sampai kepada kami dari lembaga-lembaga kemanusiaan yang berasal dari Indonesia.

Dan Gaza pada saat bangsa Indonesia sedang memperingati hari kemerdekaannya semoga menjadi inspirasi bagi kami untuk membebaskan Al-Quds, Al-Aqsha dan Palestina secara keseluruhan.

Salam CINTA dari saudaramu di Gaza, dan juga salam CINTA dari saudara-saudaramu yang masih mendekam di penjara-penjara zionis di tepi barat.

Salam dari saya,
Fursan Khalifa (Abul Abbas)
Gaza, 16/8/2014


Dalam catatan sejarah, dukungan untuk kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945 pertama kali dimulai dari Palestina dan Mesir. Hal tersebut terungkap dalam buku berjudul “Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri” yang ditulis oleh Ketua Panitia Pusat Perkumpulan Kemerdekaan Indonesia, M. Zein Hassan Lc. pada tahun 1980.

Sumber: dakwatuna.com - 16/08/2014

Jumat, 15 Agustus 2014

Pidato Kenegaraan ke-10

arifuddinali.blogspot.com - Untuk kali ke-10, Presiden SBY menyampaikan pidato kenegaraan di hadapan sidang DPR dan DPD, di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8) pagi. "Walaupun ini adalah pidato yang ke-10, perasaan saya sama seperti sewaktu pertama kali berdiri di sini tahun 2005, penuh semangat dan tekad untuk berbuat yang terbaik kepada bangsa dan negara," kata Presiden SBY.

Dalam pidatonya, Presiden SBY menyampaikan sejumlah capaian dan tantangan yang dihadapi selama dua periode memimpin Indonesia. Dan kini saatnya pamit karena 20 Oktober nanti sudah akan ada presiden baru. "Tanggung jawab saya pada akhirnya bukanlah kepada partai politik, bukan kepada parlemen atau suatu kelompok, namun kepada Republik, kepada rakyat Indonesia dan kepada sejarah," kata SBY.


Keterangan foto: Presiden SBY menyampaikan pidato kenegaraan di hadapan sidang bersama DPR dan DPR, dalam rangka HUT ke-69 Kemerdekaan RI, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Jumat (15/8) pagi. (foto: abror/presidenri.go.id)
Sumber: presidenri.go.id

Senin, 11 Agustus 2014

Mendeteksi kebohongan lewat tulisan tangan

arifuddinali.blogspot.com - Pernah menyaksikan film-film investigasi seperti "Lie To Me" atau "Crime Scene Investigation (CSI)"? Penggunaan metode-metode ilmiah, seperti analisis tulisan tangan, untuk mengungkap kebenaran di balik sebuah kasus kejahatan dalam film-film itu juga diterapkan dalam kehidupan nyata, termasuk di Indonesia.

Analisis tulisan tangan yang dipelajari dari grafologi, cabang ilmu psikologi, sering digunakan sebagai alat untuk mendeteksi kebohongan dalam kasus-kasus kejahatan.

Menurut seorang kriminolog dan grafolog Indonesia, Putro Perdana, penggunaan metode analisis tulisan tangan sudah lazim dipakai oleh polisi Indonesia untuk mencari fakta dalam sebuah kasus hukum.

"Saya sering terlibat dan menggunakan metode ini dalam kasus pemalsuan dokumen, seperti pemalsuan tanda tangan, surat bunuh diri, bahkan surat pengunduran diri," kata Putro di Jakarta, Rabu (6/8).

Namun, ia mengatakan, dari sekian banyak kasus yang ditanganinya, hanya sekitar 10 persen kasus yang menggunakan analisis tulisan tangan sebagai alat untuk mendeteksi kebohongan.

"Memang penerapannya masih kecil, tapi perlu diketahui bahwa handwriting analysis ini juga akurat karena setiap gejolak kecil dalam pemikiran maupun perasaan penulis dapat direkam dengan metode ini," kata peraih gelar master dari International School of Handwriting Analysis itu.

Putro menjelaskan, indikasi kebohongan dalam analisis tulisan tangan, salah satunya bisa ditelisik dari kecepatan penulisan.

"Apabila dalam beberapa kalimat tertentu terlihat adanya perubahan kecepatan tulisan, menunjukan penulis berhati-hati dan memperhitungkan respons dari apa yang akan dituliskannya," katanya.

Tulisan yang berantakan dan tidak terbaca, katanya, juga menandakan penulisnya tidak berusaha mengkomunikasikan pikirannya secara jelas, ataupun sedang memikirkan banyak hal dalam satu waktu.

"Perbaikan huruf atau coretan yang cukup sering terjadi menunjukan penulis dalam keadaan gelisah dan mencoba untuk memberi kesan baik dengan memperbaiki setiap kesalahan yang terjadi akibat kegelisahannya," katanya.

Di samping itu, ia mengatakan garis dasar tulisan yang bervariasi, kesalahan yang berlangsung terus menerus, ukuran dan bentuk huruf yang berubah-ubah, penggunaan tanda baca yang tidak wajar, serta jarak antar kata yang tidak stabil, juga memberi arti tersendiri.

"Yang paling utama juga kemiringan tulisan. Awalnya penulis menulis condong ke kanan tapi di kata berikutnya menjadi lurus atau miring ke kiri, hal ini mengindikasikan konflik pikiran sadar dan bawah sadar penulis sehigga kemungkinan terjadi manipulasi," katanya.

Putro memberikan contoh analisis tulisan tangan dalam kasus Afriyani Susanti, pengendara mobil yang menabrak sembilan pejalan kaki hingga tewas di daerah Tugu Tani, Jakarta, pada 22 Januari 2012.

Ia menganalisis tulisan tangan Afriyani dalam surat pemintaan maaf dia. Berdasarkan analisis tulisan tangannya, menurut Putro, Afriyani memiliki hambatan untuk mengungkapkan ekspresi emosi.

"Ada kesulitan dari Afriyani untuk mengekspresikan apa yang sedang ia rasakan. Dari bentuk garis dasar serta bentuk huruf kapitalnya juga menunjukan bahwa Afriyani tidak mempunyai emosi yang stabil serta masih belum dewasa," katanya.

Namun Putro mengatakan bahwa pada tulisan tersebut tidak ada "clubbed stroke" yang merupakan karakteristik dari seorang pengguna berat atau pecandu narkoba, sehingga ia berasumsi bahwa Afriyani hanya pengguna baru, belum menjadi pecandu.

Walaupun begitu, ia menambahkan, tidak dapat dipungkiri bahwa Afriyani memang terbukti berada dalam pengaruh alkohol dan narkoba ketika mengemudikan kendaraannya.


Grafologi dan Karakter


Putro mengatakan perkembangan teknologi digital yang membuat sebagian besar orang tidak lagi menulis dengan tangan, tidaklah menghalangi grafologi untuk mengembangkan metode analisis tulisan tangan.

"Memang orang akan jadi tidak terbiasa menulis, tapi kegiatan menulis itu sudah terekam dalam pikiran bawah sadar manusia sehingga meskipun sudah lama tidak menulis, setiap manusia tetap tahu cara menulis," kata sarjana kriminologi lulusan Universitas Indonesia ini.

Ia mengatakan, kekakuan menulis memang akan dirasakan seseorang apabila ia sudah lama tidak menulis, tapi biasanya hanya saat menulis beberapa kalimat pertama saja, berikutnya kekakuan akan hilang, sehingga tidak akan menjadi hambatan untuk melakukan analisis.

Bahkan, kata Putro, metode analisis tulisan tangan juga bisa digunakan pada orang yang mengalami disleksia--kelainan yang ditandai dengan kesulitan mengenali kata secara tepat dalam pengejaan dan dalam kemampuan mengode simbol-- atau buta huruf sekalipun.

"Pada dasarnya, coretan apapun yang dibuat oleh manusia itu memiliki pola yang dapat dipelajari sehingga grafologi tidak hanya berbicara mengenai huruf dan angka melainkan juga coretan atau gambar," katanya.

Selain bisa memberikan jawaban bagi berbagai permasalahan terkait tindak kejahatan, Putro mengatakan, grafologi dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan lain dalam kehidupan, seperti untuk menggambarkan karakter manusia.

"Karenanya saya merasa grafologi wajib diketahui oleh semua orang atau sekurang-kurangnya setiap orang tahu betul bentuk dan jenis tulisan tangannya sendiri," kata Putro.

Ia mengatakan bahwa kemampuan seseorang mengenali tulisannya sendiri dapat menghindarkan orang dari berbagai tindak kejahatan serta dapat membantu orang semakin mengenal dan juga meningkatkan kualitas diri pribadinya.

Hal ini dibenarkan oleh Fauzia Amatul, pelajar kursus analisis tulisan tangan. Ia mengatakan, mempelajari grafologi membuat dia semakin yakin mengenai pribadinya sendiri dan melancarkan hubungannya dengan orang-orang sekitar.

"Saya jadi tahu apa yang sedang saya alami atau rasakan sehingga tahu apa yang harus saya lakukan untuk membantu diri saya," kata perempuan yang kerap disapa Ifa itu ketika ditemui di Jakarta, Kamis (7/8).

Meski grafologi bisa dimanfaatkan untuk menjawab berbagai persoalan, menurut Putro, jumlah kriminolog dengan spesifikasi grafologi yang menggunakan analisis tulisan tangan untuk memecahkan kasus-kasus kejahatan masih sangat minim di Indonesia.

"Yang menerapkan ilmu kriminologi bersamaan dengan grafologi di Indonesia itu masih sedikit sekali, sekitar lima orang dan semuanya terpusat di Jakarta," katanya.

Menurut dia, profesi grafolog, khususnya yang menangani kasus kejahatan, sangat prospektif karena permintaannya semakin meningkat dari tahun ke tahun. (antaranews.com 11082014)

Kamis, 24 Juli 2014

BJ Habibie Jadi Muslim Tercerdas di Dunia, Miliki IQ 200

arifuddinali.blogspot.com - Presiden Republik Indonesia ketiga, BJ Habibie disebut sebagai salah seorang Muslim tercerdas di dunia. Akun Twitter, @TwitFaktaIslam menyebut, Habibie masuk ke dalam 10 besar tokoh dunia dengan intelligence quotient (IQ) 200.

Sebagai perbandingan, penemu teori relativitas gravitasi Albert Einstein, yang disebut sebagai ilmuan terhebat sepanjang masa ;hanya’ mempunyai IQ 160. Skor IQ Habibie juga masih lebih tinggi daripada sir Isaac Newton (190) dan Galileo Galilei (165). seperti yang dilansir republika.co.id

IQ adalah ukuran kemampuan intelektual, analisis, logika, dan rasio seseorang. IQ dijadikan patokan kecerdasan otak untuk menerima, menyimpan, dan mengolah informasi menjadi fakta.

Mantan menteri riset dan teknologi (menristek) ini menjadi satu-satunya orang yang masih hidup hingga kini. Pasalnya, sembilan orang lainnya yang memiliki kecedasan intelektual paling tinggi sudah wafat.

“Mantan Presiden RI,BJ Habibie masuk 10 Besar tokoh dunia yg IQ nya mencapai 200, 9 Tokoh lainnya tlh wafat,” demikian kicauan itu. (kabarislam.net 15072014)

Sabtu, 19 Juli 2014

Israeli tanks dig in at Gaza frontier as Palestinian toll tops 300

arifuddinali.blogspot.com - Israeli soldiers in tanks and bulldozers dug in across a mile-wide strip of Gaza's eastern frontier on Saturday as Palestinian officials said military strikes had killed more than 300 people, most of them civilians.

Israel launched a ground offensive on Thursday after 10 days of air and naval barrages.

The military said its engineers were concentrating on a buffer-zone 2.5 km (1.5 mile) wide and were looking to destroy tunnels and concealed rocket launch pads dug by Gaza's dominant Hamas Islamists after the last big flare-up of violence in 2012.

Hamas said its fighters used one such tunnel to slip into Israel on Saturday, inflicting casualties. The Israeli military confirmed the incident near central Gaza, saying it killed one militant, repelled the rest, and that two soldiers were wounded.

Palestinian militants also fired at least 18 rockets into Israel on Saturday, killing a man and wounding four people, including two children, in the southern town of Dimona, police said.

Gaza officials said that at least 318 Palestinians, including 70 children, have been killed in the 12-day conflict. On Israel's side, a soldier and two civilians have been killed.

Hostilities had escalated following the killing last month of three Jewish seminary students that Israel blames on Hamas. Hamas neither confirmed nor denied involvement. The apparent revenge murder of a Palestinian youth in Jerusalem, for which Israel charged three Jews, further fueled tensions.

Military spokesman, Lieutenant-Colonel Peter Lerner, said 13 tunnels, at least one of them 30 meters (90 feet) deep, and 95 rocket launchers were found and destroyed in the Gaza sweep.

Searches were continuing in what he described as an open-ended mission that had "severely impeded Hamas capabilities".

Responding to a Reuters inquiry, the military acknowledged that there was a de facto buffer zone in eastern Gaza but said other Israeli operations continued. Brigadier-General Moti Almoz, chief military spokesman, signaled that the forces conducting the unearthing mission would not stay permanently.

"I can't promise that when we leave the territory we will have exposed all of the tunnels," he told Israel's Army Radio.

CASUALTIES

Gaza medical officials said attacks overnight from Israel killed 26 Palestinians, mostly civilians, in the northern towns of Beit Hanoun and Beit Lahiya and in Khan Younis in the south.

The military had no immediate word on the Beit Lahiya and Khan Younis incidents, though it confirmed carrying out 37 strikes. It said troops raiding a house in Beit Lahiya killed a gunman after he wounded three soldiers. The Palestinian faction PRC said it ambushed the Israeli troops in Beit Lahiya.

Israel says more than 1,500 rockets have been fired at its towns and cities during this month's fighting. The death toll has been kept low due to the rockets' inaccuracy, an extensive Israeli network of air raid sirens and shelters and its anti-missile shield Iron Dome's 90 percent success rate.

NO CEASEFIRE

The escalation of hostilities, and its toll on Gaza's 1.8 million Palestinians as well as on Israelis jarred by rockets that have reached Tel Aviv and beyond, have spurred so-far fruitless truce bids by Western powers and regional go-betweens.

"There will be no truce without an end to the war that the Occupation (Israel) began, a lifting of the blockade and a halt to all violations and killings in Gaza and the West Bank," Hamas spokesman Sami Abu Zuhri said.

Egypt has no plans to revise its ceasefire proposal, which Hamas has rejected, Cairo's foreign minister said on Saturday.

U.N. Secretary-General Ban Ki-moon planned to travel to the Israel and the Palestinian territories this weekend. At an emergency session of the U.N. Security Council on Friday, U.N. political affairs chief Jeffrey Feltman condemned the rockets from Gaza but voiced alarm at "Israel's heavy response".

The United Nations said that more than 50,000 Palestinians have taken refuge from the Israeli attacks in its Gaza shelters.

Palestinian officials said 90 percent of Gaza's electricity had been cut by Israel. The Israeli energy ministry had no immediate response. On Sunday, it said a Palestinian rocket had crippled a power line to Gaza from Israel and it would not endanger engineers by sending them to conduct repairs.

Hamas, Gaza's dominant Islamist group, refuses to hold fire unless embargoes by Israel and neighboring Egypt are eased and other demands are met. The Israelis say they are ready to step up their Gaza assault, though they do not aim to topple Hamas.

U.S.-backed Palestinian President Mahmoud Abbas, who entered a power-share deal with his Islamist rivals in April, has been shuttling between Egypt and Turkey in search of a breakthrough.

Turkey serving as an intermediary looked unlikely, however, after Israel pared down its diplomatic missions in Ankara and Istanbul this week following sometimes violent pro-Palestinian street protests and what it deemed "incitement" against its by the Islamist-rooted Turkish Prime Minister Tayyip Erdogan.

On Saturday, the Foreign Ministry in Jerusalem advised Israelis to avoid "non-essential" travel to former ally Turkey.

France has also mooted mediation by Qatar, which has helped fund Gaza projects in the past, but Israel is cool to the idea.

The Israelis prefer Egyptian intercession. Yet with Egypt having cracked down on its Muslim Brotherhood - Hamas's ideological kind - and viewing Hamas as a security threat, Cairo's clout with the Palestinian Islamists is in doubt.
Sumber: reuters.com - 19 Juli 2014

Senin, 14 Juli 2014

Ketika Media Tak Lagi Dipercaya

Catatan Kaki Jodhi Yudono
arifuddinali.blogspot.com - Di tengah situasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014, dunia media kita diguncang oleh beragam peristiwa. Mulai dari anjloknya beberapa saham media televisi, juga permintaan penutupan atas dua televisi dan teguran kepada beberapa stasiun televisi, berkait-paut dengan tayangan mereka yang tidak obyektif.
 
Ilustrasi. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat.
Pada Kamis lalu (10/7/14), tersiar kabar tentang anjloknya saham-saham PT Visi Media Asia (VIVA) milik Grup Bakrie yang menaungi TV One dan saham PT Media Nusantara Citra (MNCN) milik Hari Tanoesoedibjo yang membawahi Global TV, MNC TV, dan RCTI.

Diberitakan, merosotnya saham-saham itu disebabkan karena media-media tersebut menyiarkan hitung cepat (quick count) yang memenangkan Prabowo-Hatta Rajasa. Padahal, pada saat yang sama, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju kencang pasca-pilpres.

Pada pukul 11.40 hari itu, saham VIVA rontok sebesar 4,85 persen di posisi Rp 255 per saham. Pada saat yang sama, saham MNCN juga terkoreksi lebih dari 4 persen, tepatnya sebesar 4,21 persen menjadi Rp 2.615 per saham.

Kondisi yang sebaliknya justru terjadi pada saham PT Surya Citra Media Tbk yang membawahkan stasiun televisi SCTV. Emiten berkode SCMA ini pada waktu yang sama telah menguat sebesar 3,34 persen menjadi Rp 3.715 per saham.

Benar kata Head of Research Universal Broker Indonesia Satrio Utomo menyatakan, bahwa bisnis media adalah bisnis kepercayaan.

Jika sebuah media menayangkan informasi yang tidak benar, hal itu akan memengaruhi kelanjutan bisnis dan pendapatan perusahaan.

"Turunnya saham VIVA dan MNCN, bagaimanapun, sangat berkaitan dengan hasil quick count yang dinilai tidak benar, yang memenangkan Prabowo-Hatta Rajasa. Investor paham, itu tidak benar, sehingga mereka memilih melepas saham dua emiten itu," ujarnya saat berbincang dengan Kompas.com, Kamis (10/7/2014).

Sebagaimana diketahui, TV One, MNC TV, Global TV, dan RCTI menayangkan hasil quick count yang memenangkan pasangan Prabowo-Hatta Rajasa. Hasil tersebut berkebalikan dengan hasil hitung cepat yang dilakukan beberapa lembaga survei yang lebih kredibel.

Setidaknya, ada empat lembaga survei yang memenangkan pasangan Prabowo-Hatta dalam quick count Pilpres 2014 yang digelar hari ini. Lembaga-lembaga itu adalah Puskaptis, Indonesia Research Center, Lembaga Survei Nasional, dan Jaringan Suara Indonesia.

Sementara itu, ada tujuh lembaga survei yang memenangkan Jokowi-JK, yaitu Populi Center, CSIS, Litbang Kompas, Indikator Politik Indonesia, Lingkaran Survei Indonesia, RRI, dan Saiful Mujani Research Center.

"Hukuman" itu bukan hanya datang dari dunia usaha, melainkan juga dari masyarakat pemirsa. Lebih dari 22.000 Orang Dukung Petisi Cabut Izin TVOne karena dianggap melakukan pembohongan publik lewat pemberitaannya selama masa pemilihan presiden (pilpres) sehingga memicu dibuatnya petisi untuk menuntut pencabutan izin siaran televisi milik Aburizal Bakrie itu.

Petisi www.change.org/CabutIzinTVOne diinisiasi oleh seorang pemuda asal Lhokseumawe, Teuku Kemal Fasya, telah mendulang dukungan lebih dari 22.000 suara hanya dalam tempo dua hari.

"Seruan ini kami lakukan sebagai tanggung jawab warga negara untuk mendapatkan informasi yang sehat dan benar. Untuk itu, kami menyerukan mencabut izin penyiaran TV One karena televisi yang menggunakan frekuensi berjaringan itu terbukti secara sistematis, terencana, sporadis, dan cukup lama menyebarkan kabar bohong, propaganda, dan fitnah yang bisa mengarah kepada perpecahan nasional," kata Kemal dalam petisinya.

“Apa yang dilakukan TV One bukan saja melanggar ketentuan penyiaran, tapi juga penistaan pada prinsip utama pemilu seperti memberikan kabar bohong tentang survei Gallup, membangun opini meresahkan tentang bahaya komunisme yang mendiskreditkan salah seorang kandidat presiden Joko Widodo,” tandasnya.

Permintaan serupa tak cuma dialamatkan kepada TVOne, tetapi juga kepada Metro TV yang dinilai telah menyalahgunakan frekuensi publik. Adalah Koalisi Independen Demokratisasi Penyiaran (KIDP), yang mendesak Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) segera menindaklanjuti rekomendasi Komisi Penyiaran Indonesia (KIP) mencabut izin penyelenggaraan penyiaran Metro TV dan TV One. Sebab, kedua stasiun televisi itu dianggap menyalahgunakan frekuensi publik untuk kepentingan politik peserta Pemilu Presiden 2014.

"Kami mendesak pemerintah, dalam hal ini Kemenkominfo segera merespons rekomendasi KPI agar mengevaluasi bahkan mencabut izin penyelenggaraan penyiaran Metro TV dan TV One yang mempergunakan frekuensi publik," ujar Ketua KIDP yang merupakan perwakilan dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia Eko Maryadi di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (13/7/2014).

Koalisi Independen Demokratisasi Penyiaran (KIDP) meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memberikan rekomendasi pencabutan izin penyelenggaraan penyiaran kepada RCTI dan Global TV. Kedua televisi itu dinilai kerap melakukan pelanggaran selama masa kampanye pemilu yang lalu.

"KPI harus segera menjatuhkan sanksi yang sama terhadap setidaknya dua lembaga penyiaran, (yaitu) RCTI dan Global TV yang dalam amatan kami terus menerus melakukan pelanggaran," kata Ketua KIDP yang juga merupakan perwakilan dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia Eko Maryadi di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (13/7/2014).

***
Media memang harus berada di tengah. Dia harus menjadi perantara antara peristiwa dengan masyarakat. Secara etimologis, media berasal dari bahasa latin yang artinya jamak, dari kata medium yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar.

Media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim ke penerima pesan (Sadiman, 2002: 6) . Sebagai penyampai pesan, media hidup dan tumbuh dari fakta-fakta yang dikelolanya menjadi berita atau informasi oleh para jurnalis yang bekerja di perusahaan media. Apa yang terjadi pada hari-hari belakangan di negeri ini, adalah fakta-fakta yang dikelola dengan tidak semestinya oleh perusahaan media yang menyeret serta para jurnalisnya untuk menjadi bagian "penggelapan" fakta karena telah berpihak secara berlebihan terhadap salah satu calon presiden.

Padahal, menurut Bill Kovach dan Tom Rosenstiel (2001), dalam bukunya The Elements of Journalism, What Newspeople Should Know and the Public Should Expect (New York: Crown Publishers), ada sembilan elemen yang bisa menjaga kredibiltas media dan jurnalisnya sebagai penyampai pesan. Namun, saya kira, di antara sembilan elemen jurnalisme ala Bill Kovach, setidaknya ada dua elemen yang berkait langsung dengan situasi yang sedang kita hadapi saat ini. Yakni, kewajiban pada pencarian kebenaran dan loyalitas pada warga.

Kovach mengatakan, kewajiban utama jurnalisme adalah pada pencarian kebenaran. Lantas, macam apakah kebenaran itu sendiri?

Sebagai sebuah kata, kebenaran memang memiliki definisi yang sedemikian luas. Pada tahun 1920, Walter Lippmann menggunakan istilah kebenaran dan berita yang bisa saling dipertukarkan dalam "Liberty and the News". Namun pada 1922, dia menulis begini : "Berita dan kebenaran bukanlah hal yang sama.... Fungsi berita adalah menandai suatu peristiwa", atau membuat orang sadar akan hal itu. Sementara, "Fungsi kebenaran adalah menerangi fakta-fakta tersembunyi, menghubungkannya satu sama lain, dan membuat sebuah gambaran realitas yang dari titik itu orang bisa bertindak".

Selang 50 tahun, kita sampai pada satu titik di mana beberapa orang menyangkal bahwa ada orang yang bisa meletakkan fakta dalam konteks yang bermakna saat membuat laporan tentang fakta tersebut.

Kesangsian bahwa tak satu kebenaran pun yang bisa dibuktikan dengan mutlak telah menyebar di semua aspek kehidupan intelektual kita, mulai dari seni, sastra, hukum, fisika, bahkan sampai sejarah. Sampai-sampai, sejarawan Colombia University Simon Schama berpendapat bahwa "kepastian kebenaran yang bisa diamati secara seksamadan bisa diverifikasi secara empiris telah mati.

Kebenaran tampaknya terlalu rumit untuk kita kejar. Atau bahkan kebenaran sesungguhnya tidak ada, mengingat kita semua individu yang subyektif.

Lalu kebenaran seperti apa sebetulnya yang dikejar oleh jurnalisme? Kovach menjawab, adalah bentuk kebenaran yang bisa dipraktikan dan fungsional. Ini bukan kebenaran dalam pengertian mutlak atau filosofis, juga bukan kebenarabn ala persamaan kimiawi. Namun jurnalisme bisa--dan harus--mengejar kebenaran di dalam pengertian yang bisa kita jalankan dari hari ke hari.

Bagi saya, kebenaran bisa diterjemahkan menjadi sangat sederhana. Adalah fakta obyektif yang tidak ditambah dan dikurangi.

Pada poin kedua, mengenai loyalitas jurnalisme kepada warga, Bill KOvach mengatakan, "Pengertian bahwa orang-orang yang mencari dan melaporkan berita tak dihalangi saat menggali dan menyampaikan kebenaran--bahkan oleh risiko terganggunya kepentingan bisnis lain dari si pemilik media-- adalah syarat mutlak penyampaian berita, tidak hanya akurat tapi juga persuasif.

Pendek kata, pengumpul berita tidaklah seperti pegawai perusahaan lainnya. Mereka punya kewajiban sosial yang sesekali bisa benar-benar berseberangan dengan kepentingan utama majikan mereka, sekalipun di sisi lain, kewajiban ini justru merupakan tambang emas si majikan.

Kesetiaan kepada warga adalah sinonim dari yang kita sebut independensi jurnalistik, yang bermakna tidak berat sebelah, ketidakterikatan dan tidak ketidakberpihakan.
***
Sungguh, peristiwa politik sekitar Pilpres 2014 telah memberikan pelajaran yang berharga kepada insan media dan juga bangsa ini. Perusahaan-perusahaan media yang dimiliki oleh mereka yang hanya berlatar bisnis ternyata belum memahami benar bahwa mengelola bisnis media sangat berbeda dengan mengelola bisnis plastik, kain, sabun, dan barang-barang serta jasa lainnya. Produk media adalah informasi yang bersandar pada fakta dan kebenaran agar masyarakat mendapatkan berita yang berimbang dan obyektif. Perusahaan media yang mengaburkan fakta demi tujuan-tujuan pribadi pemilik atau wartawannya, sesungguhnya sedang menggali kuburnya sendiri.


Sumber: nasional.kompas.com 14082014

Kamis, 01 Mei 2014

Ini Sepuluh Tuntutan Buruh pada May Day 2014

arifuddinali.blogspot.com - Ratusan ribu buruh dari sejumlah aliansi serikat pekerja akan turun ke jalan untuk memperingati perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day. Setidaknya ada 20 provinsi yang akan dijadikan lokasi aksi.

Dalam aksinya, para buruh tersebut akan menyampaikan sepuluh tuntutan yang ditujukan bagi para pengusaha dan pemerintah. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, sepuluh tuntutan yang akan disampaikan oleh buruh itu menyangkut persoalan kesejahteraan buruh dan para pegawai outsourcing lainnya.

Adapun 10 tuntutan para buruh adalah sebagai berikut.

  1. Naikkan upah minimum 2015 sebesar 30 persen dan revisi KHL menjadi 84 item;
  2. Tolak penangguhan upah minimum;
  3. Jalankan Jaminan Pensiun Wajib bagi buruh pada Juli 2015;
  4. Jalankan Jaminan Kesehatan seluruh rakyat dengan cara cabut Permenkes 69/2013 tentang tarif, serta ganti INA CBG's dengan Fee For Service, audit BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan;
  5. Hapus outsourcing, khususnya outsourcing di BUMN dan pengangkatan sebagai pekerja tetap seluruh pekerja outsourcing;
  6. Sahkan RUU PRT dan Revisi UU Perlindungan TKI No 39/2004;
  7. Cabut UU Ormas ganti dengan RUU Perkumpulan;
  8. Angkat pegawai dan guru honorer menjadi PNS, serta subsidi Rp 1 Juta per orang/per bulan dari APBN untuk guru honorer;
  9. Sediakan transportasi publik dan perumahan murah untuk buruh;
  10. Jalankan wajib belajar 12 tahun dan beasiswa untuk anak buruh hingga perguruan tinggi.

Di Jakarta, tuntutan para buruh ini akan dibacakan di depan Istana Negara. Adapun di daerah tuntutan akan disampaikan di depan kantor gubernur masing-masing. "Setelah kumpul di Bundaran HI, massa akan long march ke Istana Negara untuk melakukan orasi 10 tuntutan buruh Indonesia," kata Said melalui keterangan yang diterima Kompas.com, Kamis (1/5/2014).

Said menuturkan, aksi ini akan dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB. Selain Bundaran HI dan Istana Negara, ada sejumlah tempat yang akan dijadikan lokasi tempat berkumpulnya massa, yakni pendopo Gubernur DKI Jakarta dan Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Menurut Said, aksi buruh di Jakarta akan diikuti oleh sekitar 100.000 buruh se-Jabodetabek. Sementara di provinsi lain, diperkirakan jumlah massa yang mengikuti kegiatan ini mencapai 500.000 buruh.

"Nantinya, selain 100.000 buruh, acara May Day ini juga akan dihadiri oleh 10.000 guru honorer dan tenaga honorer dari seluruh Indonesia serta ratusan perwakilan mahasiswa," imbuh Said.

Sumber : nasional.kompas

Rabu, 26 Maret 2014

330 Profesor se-Indonesia pilih capres, JK & Jokowi teratas

arifuddinali.blogspot.com - Pol-Tracking Institute merilis hasil penelitian terbaru mereka terkait kandidat capres yang paling berkualitas. Hasilnya, Jusuf Kalla dan Joko Widodo berada di urutan teratas dari 35 nama capres yang dinilai.

Penelitian kali ini dilakukan Pol-Tracking dengan mengumpulkan 330 guru besar (profesor) dari 33 provinsi seluruh Indonesia. Seluruh kegiatan survei dilakukan pada 3 Februari hingga 10 Maret 2014 lalu.

"Ini merupakan ikhtiar Pol-Tracking sebagai lembaga riset dan survei politik untuk memberikan referensi mendalam bagi publik atas penilaian Capres-Cawapres Potensial di 2014 dari pandangan 330 pakar," kata Direktur Eksekutif Pol-Tracking Institute Hanta Yuda dalam jumpa pers di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Minggu (23/3).

Dalam survei ini, para profesor menggunakan 7 poin penilaian kualitas seperti: integritas, visi dan gagasan, leadership dan keberanian mengambil keputusan, kompetensi dan kapabilitas, pengalaman dan prestasi, kemampuan memimpin pemerintahan dan negara, dan kemampuan memimpin koalisi partai politik di pemerintahan.

Semua poin itu dibahas melalui metode focus group discussion (FGD) dengan tema 'Mengukur Kualitas Personal Para Kandidat Capres-Cawapres 2014'.

Hanta menjelaskan, untuk skor total dari seluruh kandidat capres-cawapres potensial dari skor total penilaian setiap tokoh dari 7 (tujuh) aspek dimensi yang dinilai, hasilnya adalah setidaknya ada 25 kandidat yang mempunyai skor nilai kualitas dan kompetensi personal di atas nilai ketercukupan 6.

Mereka adalah:

1. Jusuf Kalla (7,70),
2. Joko Widodo (7,66),
3. Mahfud MD (7,55),
4. Wiranto (7,09),
5. Prabowo Subianto (7,08),
6. Dahlan Iskan (6,97),
7. Tri Rismaharini (6,84),
8. Surya Paloh (6,81),
9. Yusril Ihza Mahendra (6,72),
10. Aburizal Bakrie (6,70),
11. Basuki Tjahaja Purnama (6,69),
12. Anies Baswedan (6,61),
13. Hatta Rajasa (6,56),
14. Akbar Tanjung (6,39),
15. Megawati Sukarnoputri (6,39),
16. Hidayat Nurwahid (6,33),
17. Gita Wirjawan (6,18),
18. Marzuki Alie (6,18),
19. Syahrul Yasin Limpo (6,16),
20. Sutiyoso (6,15),
21. Endriartono Sutarto (6,09),
22. Isran Noor (6,07),
23. Suryadharma Ali (6,06),
24. Pramono Edhie Wibowo (6,04),
25. Hary Tanoesoedibjo (6,00).

"Sedangkan 10 kandidat capres mempunyai total nilai tujuh aspek di bawah nilai ketercukupan 6," ujar Hanta.
Sumber: merdeka.com

Kamis, 20 Maret 2014

Jejak Tionghoa Di Makassar

arifuddinali.blogspot.com - Salah satu kuliner Makassar yang terkenal adalah mie kering. Sajian mie halus yang digoreng kering dan disajikan dengan kuah kental berisi daging baso, sayuran dan kadang sea food. Makanan ini sangat populer di Makassar, menjadi sajian pilihan di malam hari atau ketika cuaca sedang tidak bersahabat karena hujan.

Orang Makassar harus berterima kasih pada warga Tionghoa karena merekalah yang memungkinkan hadirnya mie kering yang nikmat itu. Makanan hanya salah satu jejak Tionghoa yang hadir di kota Makassar. Dalam dunia kesusatraan dan hiburan, jejak Tionghoa juga terlihat. Salah satunya adalah lagu daerah berbahasa Makassar “Ati Raja”.

Tidak ada keterangan pasti kapan orang Tionghoa mendarat di tanah Makassar, tapi sebuah literatur menyatakan kalau orang Tionghoa sudah menjejakkan kaki di Makassar pada masa abad ke 15 atau pada pemerintahan Dinasti Tang. Ketika itu kerajaan Gowa sedang berada dalam masa kejayaannya dan menjadi sebuah pusat maritim yang ramai di Nusantara.

Namun jejak historis lainnya berupa teks pada nisan di pekuburan Tionghoa di Makassar (sekarang kawasan pasar sentral) menyebutkan kalau orang Tionghoa sudah datang ke Makassar sejak abad ke 14.

Ada 3 rumpun Tionghoa yang datang ke Makassar, rumpun Hokkian, Hakka dan Kanton. Ketiga rumpun ini punya bahasa yang berbeda dan tidak saling mengerti satu sama lain. Orang Hokkian dipercaya sebagai rumpun Tionghoa pertama yang datang ke Makassar. Mereka datang secara besar-besaran hingga pada abad ke-19.

Selain Hokkian, rumpun Hakka (kek) juga adalah rumpun terbesar yang datang ke Makassar. Mereka rata-rata datang karena faktor ekonomi, di tanah Tiongkok mereka termasuk rumpun orang-orang Tionghoa yang melarat. Sebagian besar berasal dari propinsi Kwang Tung.

Orang-orang Kanton (Kwan Foe) datang belakangan sekitar abad ke-19, hampir bersamaan dengan orang Hakka. Selain ketiga rumpun itu masih ada beberapa rumpun bangsa Tionghoa lainnya yang datang ke Makassar yang berasal dari propinsi seperti Hainan atau propinsi lainnya. Tapi jumlah mereka relatif lebih kecil.
Kampung China Di Makassar

Orang-orang Tionghoa awalnya tidak datang ke kota Makassar. Mereka masuk melalui daerah benteng Somba Opu yang waktu itu menjadi pusat kerajaan Gowa yang ditandai dengan ramainya pelabuhan niaga di sungai Jeneberang.

Orang-orang Tionghoa ini datang dan bermukim di sekitar benteng Somba Opu. Sebagian besar dari mereka hidup dari perdagangan, sisanya melaut dan bertani. Kerajaan Gowa yang sedang mencapai puncak kejayaannya membuat mereka betah hidup sebagai perantau dan perlahan-lahan mulai melebur dengan penduduk asli.

Ketika kerajaan Gowa jatuh ke tangan Belanda, pusat keramaianpun berpindah. Perlahan-lahan benteng Somba Opu mulai melemah dan ditinggalkan oleh para pedagang. Pemerintah Hindia Belanda mulai mengembangkan daerah Fort Rotterdam sebagai pusat keramaian yang baru. Inilah cikal bakal lahirnya kota Makassar yang ada sekarang.

Orang-orang Tionghoapun ikut berpindah, dari kawasan benteng Somba Opu ke kota baru yang sedang berbenah. Oleh pemerintah Hindia Belanda, orang-orang Tionghoa itu ditempatkan dalam satu kawasan khusus yang disebut Chineese Wijk (Kampung China). Mereka tidak diperbolehkan berinteraksi dengan warga sekitar. Kehidupan mereka diatur dan diawasi dengan sangat ketat.

Sampai sekarang kawasan Kampung China itu masih ada dan disebut sebagai kawasan Pecinan di kota Makassar. Kawasan Kampung China ini berbatasan dengan Kampung Melayu dan Kampung Arab tempat pemerintah Hindia Belanda menempatkan warga Melayu dan warga Arab.

Pada masa itu jalan Pasaarstraat atau sekarang bernama jalan Nusantara adalah pusat perdagangan dan pemerintahan. Kantor-kantor pemerintahan Hindia Belanda berhadap-hadapan dengan toko-toko milik orang Tionghoa. Dalam pemukiman orang Tionghoa tersebut terdapat beberapa kuil yang bukan digunakan sebagai tempat ibadah namun sebagai tempat meminta berkah, meminta keturunan atau tempat mengucap syukur.

Pembatasan wilayah untuk orang Tionghoa ini kemudian dihapuskan pemerintah Hindia-Belanda. Ini menjadi awal penyebaran orang-orang Tionghoa ke seluruh penjuru kota Makassar dan kabupaten-kabupaten lainnya di Sulawesi Selatan.
Tionghoa Keturunan dan Tionghoa Totok

Orang-orang Tionghoa yang datang ke Makassar awalnya sebagian besar hanya kaum pria tanpa didampingi oleh istri-istri mereka. Ketika sudah merasa nyaman di tempat barunya, barulah istri-istri mereka menyusul. Sebagian dari mereka menikah dengan penduduk lokal. Inilah cikal-bakal Tionghoa keturunan. Sementara yang menjaga kemurnian darah Tionghoa mereka dengan menikah hanya sesama Tionghoa disebut sebagai Tionghoa totok.

Tionghoa peranakan hadir lebih dulu daripada Tonghoa totok. Ini dikarenakan kaum wanita Tionghoa baru datang belakangan. Perkembangan Tionghoa peranakan lebih pesat dari Tionghoa totok, mereka bahkan membentuk kelompok tersendiri. Budaya mereka adalah perpaduan antara budaya Tionghoa dengan budaya lokal. Banyak kebiasaan mereka yang dipengaruhi oleh kebiasaan masyarakat lokal seperti adat istiadat dalam perkawinan.

Sebagian besar Tionghoa peranakan ini sudah tidak bisa berbahasa Mandarin lagi. Mereka lahir dan besar di Indonesia dan tidak pernah menengok tanah leluhur mereka di Tiongkok. Orang-orang Tionghoa peranakan lebih gampang diterima oleh masyarakat lokal karena memang mereka sudah banyak terpengaruh oleh budaya lokal, berbeda dengan Tionghoa totok yang cenderung lebih eksklusif dan menjaga pergaulan hanya dengan sesama orang Tionghoa.

Perpaduan budaya yang berlangsung selama ratusan tahun ini tidak selamanya berjalan mulus. Bagaimanapun lekatnya kaum Tionghoa (utamanya peranakan) dengan masyarakat lokal, persinggungan tetap ada. Beberapa kejadian begitu membekas dalam ingatan warga keturunan ketika mereka harus menjadi korban amuk massa hanya karena perbuatan salah satu dari mereka. Kadang kita memang tidak sadar bahwa meski mereka berbeda dari segi tampilan fisik, mereka sudah menjadi bagian penting dalam sejarah panjang bangsa ini. Di Makassar sendiri mereka termasuk orang-orang pertama yang datang dan bergabung dengan penduduk asli, jauh sebelum orang-orang Bugis atau suku dari Nusantara lainnya datang ke kota Makassar.
 

Senin, 23 September 2013

Presiden SBY Resmikan Jalan Tol Pertama di Atas Laut


arifuddinali.blogspot.com DENPASAR, Setelah sempat tertunda, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya meresmikan jalan tol pertama di Indonesia yang dibangun di atas perairan Teluk Benoa, Nusa Dua, Bali, Senin (23/9/2013) sore tadi.

Jalan tol yang menghubungkan Pelabuhan Benoa-Bandara Ngurah Rai-Nusa Dua ini juga merupakan jalan tol pertama di Bali. Pembangunan jalan tol sepanjang 10 kilometer ini memakan waktu 14 bulan. Presiden SBY menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh putra bangsa yang terlibat dalam pembangunan jalan tol ini.

"Jalan tol ini menjadi tonggak sejarah baru dalam pembangunan kontruksi prasarana perhubungan di tanah air kita, sebuah mahakarya anak bangsa dalam pembangunan infrastruktur yang membanggakan," ujar Presiden SBY dalam pidatonya.

"Jalan tol 12,7 kilometer ini merupakan yang pertama di Bali dan jalan tol pertama di Indonesia yang melintas di atas laut," kata Presiden SBY dalam akun Twitter-nya, @SBYudhoyono. Presiden memberi nama tol ini, Bali Mandara.

Jalan tol yang indah dan megah ini menghabiskan dana hingga Rp 2,4 triliun. Tak hanya kendaraan roda empat, jalan tol ini juga memiliki jalur untuk kendaraan roda dua. Pemerintah menetapkan tarif Rp 10.000 untuk kendaraan roda empat dan Rp 4.000 untuk kendaraan roda dua. Setelah meresmikan jalan Tol, Presiden SBY langsung mencobanya dan membayar sendiri menggunakan Electronic Toll Card. 
Sumber: KOMPAS.com -  Senin, 23 September 2013
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat meninjau tol pertama di Bali, Senin (23/9/2013)



Dahlan: Motor juga bisa lewat jalan tol di atas laut Bali
Menteri BUMN Dahlan Iskan hari ini, Kamis (13/6) meninjau proses penyelesaian jalan tol di atas laut Bali. Tol ini akan menghubungkan dari Nusa Dua-Tanjung Benoa-Ngurah Rai. Tol atas laut ini juga dilengkapi dengan jalur motor.

Kabag Humas Kementerian BUMN, Faisal Halimi yang ikut bersama rombongan mengatakan saat ini jalur motor di tol atas laut sudah selesai di aspal.

"Jalur khusus sepeda motor di sayap kiri dan kanan jalan tol itu juga sudah jadi dan sudah pula diaspal," ucap Faisal menirukan ucapan Dahlan dalam pesan singkatnya di Jakarta.

Dahlan menuturkan, jalur motor di tol atas laut di Bali ini adalah yang kedua setelah jalur motor di tol Suramadu. Tol Suramadu adalah tol yang menghubungkan Surabaya dan Madura. "Inilah jalan tol kedua setelah Suramadu yang dilengkapi dengan jalur sepeda motor," tegasnya.

Sebelumnya, Dahlan menyebutkan, pesepeda motor yang akan melintas jalan tol ini akan dikenai tarif Rp 4.000 sekali jalan. Dan untuk mobil akan dikenai tarif Rp 10.000.

"Di Bali karena masyarakat menginginkan sepeda motor masuk tol dan Jasa Marga juga mau. Dan kalau ada sepeda motor tingkat pengembalian investasi juga akan semakin cepat," ujar Dahlan beberapa waktu lalu.

Konsep motor masuk tol ini terus diperjuangkan Dahlan. Dia menganggap motor adalah alat migrasi masyarakat kelas bawah menjadi kelas menengah. Oleh karena itu, tak ada salahnya bila motor diberikan perhatian lebih.

Dahlan mengatakan, tanpa ada motor, pertumbuhan masyarakat kelas menengah Indonesia tidak akan secepat sekarang. "Tanpa sepeda motor pertumbuhan kelas menengah baru di Indonesia tidak akan secepat ini. Kalau orang biasa naik angkutan umum kemudian pindah ke motor rangsangan ekonominya berbeda sekali," ucapnya akhir pekan lalu.

Bahkan untuk lebih memanjakan pengendara motor, Dahlan sudah meminta salah satu BUMN yakni Jasa Marga untuk melakukan kajian pembuatan jalur motor di dalam jalan tol. Pembuatan jalur motor ini bisa dilakukan dengan menambah sayap sayap jalan di tol yang digunakan untuk jalur motor.

"Saya sudah meminta Jasa Marga untuk melakukan study, karena pengendara motor ini masih akan terus tumbuh dan tidak akan bisa dibendung," tutupnya.
Sumber: merdeka.com - Kamis, 13 Juni 2013

Sabtu, 07 September 2013

Gunung Terbesar di Bumi Ditemukan di Samudra Pasifik

arifuddinali.blogspot.com - Ada gunung api terbesar di Bumi yang tersembunyi di Samudra Pasifik. Para geolog memublikasikan penemuan tersebut di jurnal Nature Geoscience, Kamis (5/9/2013).

Disebut "Tamu Massif", ukuran gunung berapi tersebut mengalahkan gunung yang selama ini dianggap terbesar di Bumi, Mauna Loa di Hawaii. Ukuran Tamu Massif juga hanya 25 persen lebih kecil dari Olympus Mons di Mars, gunung terbesar di Tata Surya.

"Kami berpikir gunung berapi sekelas ini belum pernah disadari sebelumnya," kata William Sager, geolog dari University of Houston, pimpinan penelitian ini.

Tamu Massif berukuran lebar 650 kilometer, tetapi hanya punya tinggi 4 kilometer. "Kemiringannya rendah. Jika Anda berdiri di gunung ini, Anda tak akan kesulitan untuk mengatakan ke mana jalan turun gunung," kata Sager.

Gunung ini bererupsi beberapa juta tahun sekali dalam masa Cretaceous, sekitar 144 juta tahun lalu. Kini, gunung itu telah mati.

Gunung raksasa ini ditemukan lewat penelitian selama beberapa tahun sejak Sager mengajar di Texas A&M University. Sager dan tim menganalisis data sampel batuan, melakukan pengeboran, serta survei seismik yang dilakukan dengan bantuan kapal penelitian yang dilengkapi fasilitas pendukungnya.

Pengolahan data kemudian mengonfirmasi adanya kaldera, hal yang sama seperti yang dilihat di Mauna Loa di Hawaii, menunjukkan terdapatnya sebuah gunung.

Penemuan ini merombak pemahaman tentang Tamu Massif. Sebelumnya, Tamu Massif hanya dianggap sebagai bagian dari dataran tinggi laut bernama Shatsky Ride di Samudra Pasifik sebelah timur Jepang. Dengan penemuan ini, Tamu Massif dianggap sebagai gunung api yang berdiri sendiri.

Sager mengungkapkan, dengan penemuan ini, maka siapa pun yang ingin menjelaskan tentang dataran tinggi laut dan gunung laut harus memenuhi syarat tertentu.

"Mereka harus bisa menjelaskan pembentukan gunung api ini di satu titik tertentu dan bagaimana mengirimkan magmanya dalam waktu cepat," ungkap Sager seperti dikutip oleh Livescience, Kamis kemarin.

Walau kini dianggap terbesar, rekor Tamu Massif mungkin akan segera terkalahkan. Survei dataran tinggi laut di kemudian hari kemungkinan akan menemukan gunung yang lebih besar.

Dataran tinggi laut terbesar di Bumi berada di Samudra pasifik yang berdekatan dengan ekuator, disebut Ontong Java Plateau. Dengan ukuran tersebut, wilayah itu kemungkinan juga menyimpan gunung api yang lebih besar.

Berbeda seperti Krakatau dan Mauna Loa yang muncul ke permukaan, Tamu Massif mungkin selamanya tersembunyi di lautan.

Nama gunung yang volumenya mencapai 600 juta kilometer kubik ini diambil dari singkatan nama Texas A&M University, tempat Sager mengajar selama 29 tahun sebelum pindah ke University of Houston pada tahun ini.(sains.kompas.com 06092013)

Bebas Bayar

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

gif maker

Arifuddin Ali