WELCOME TO THE BLOG SERBA SERBI.

Tampilkan postingan dengan label Sepak Bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sepak Bola. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Februari 2012

Sepak Bola

Sepak bola adalah permainan bola yang dimainkan oleh dua tim dengan masing-masing beranggotakan sebelas orang.[1] Olahraga ini sangat terkenal dan dimainkan di 200 negara.[1] Permainan sepak bola bertujuan untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya dengan menggunakan bola kulit berukuran 27-28 inci.[1] Lapangan yang digunakan dalam permainan ini memiliki lebar 50-100 yard dan panjang 100-300 yard.[1] Gawang tempat mencetak gol terletak di bagian ujung lapangan dengan dibatasi jaring berukuran tinggi 8 kaki dan lebar 24 kaki.[1]

1. Sejarah

Sejarah olahraga sepak bola dimulai sejak abad ke-2 dan -3 sebelum Masehi di Cina.[2] Di masa Dinasti Han tersebut, masyarakat menggiring bola kulit dengan menendangnya ke jaring kecil.[2] Permainan serupa juga dimainkan di Jepang dengan sebutan Kemari[3]. Di Italia, permainan menendang dan membawa bola juga digemari terutama mulai abad ke-16.[3]

Sepak bola modern mulai berkembang di Inggris dan menjadi sangat digemari.[2] Di beberapa kompetisi, permainan ini menimbulkan banyak kekerasan selama pertandingan sehingga akhirnya Raja Edward III melarang olahraga ini dimainkan pada tahun 1365.[2] Raja James I dari Skotlandia juga mendukung larangan untuk memainkan sepak bola.[2] Pada tahun 1815, sebuah perkembangan besar menyebabkan sepak bola menjadi terkenal di lingkungan universitas dan sekolah.[2] Kelahiran sepak bola modern terjadi di Freemasons Tavern pada tahun 1863 ketika 11 sekolah dan klub berkumpul dan merumuskan aturan baku untuk permainan tersebut.[3] Bersamaan dengan itu, terjadi pemisahan yang jelas antara olahraga rugby dengan sepak bola (soccer).[3] Pada tahun 1869, membawa bola dengan tangan mulai dilarang dalam sepak bola.[2] Selama tahun 1800-an, olahraga tersebut dibawa oleh pelaut, pedagang, dan tentara Inggris ke berbagai belahan dunia.[2] Pada tahun 1904, asosiasi tertinggi sepak bola dunia (FIFA) dibentuk dan pada awal tahun 1900-an, berbagai kompetisi dimainkan diberbagai negara.[2]

2. Posisi Pemain


Penjaga gawang dalam sepak bola.

Pada dasarnya, satu tim sepak bola terdiri dari 1 orang penjaga gawang, 2-4 orang pemain bertahan, (fullbacks), 2-4 orang pemain tengah, dan 1-3 orang penyerang.[4] Penjaga gawang adalah satu-satunya pemain yang boleh menggunakan tangan untuk melindungi gawang dari serangan lawan.[4] Umumnya, penjaga gawang mengenakan pakaian yang berbeda dengan pemain lainnya.[4] Pemain bertahan memiliki tugas utama untuk menghentikan serangan lawan.[4] Pemain tengah biasanya terdiri dari pemain tengah penyerang yang bermain dekat dengan penyerang dan pemain tengah bertahan yang bermain dekat dengan pemain bertahan.[4] Penyerang memiliki tugas utama untuk mencetak gol ke gawang lawan.[4]

Posisi dasar pemain dapat mengalami modifikasi menjadi berbagai pola atau taktik permainan.[5] Beberapa pola pemain yang sering digunakan dalam berbagai kejuaraan adalah 4-4-2 (paling sering digunakan), 3-4-2-1 (kekuatan terletak di bagian tengah lapangan), serta 4-3-3 (formasi klasik dari tahun 1970-an yang sering digunakan oleh sistem total football Belanda dan Jerman Barat ).[5]

3. Aturan

Lapangan sepak bola.

3.1. Lapangan permainan

Untuk pertandingan internasional dewasa, lapangan sepak bola yang digunakan memiliki panjang yang berkisar antara 100-120 meter dan lebar 65-75 meter.[6] Di bagian tengah kedua ujung lapangan, terdapat area gawang yang berupa persegi empat berukuran dengan panjang 7.32 meter dan tinggi 2.44 meter.[6] Di bagian depan dari gawang terdapat area pinalti yang berjarak 16.5 meter dari gawang.[6] Area ini merupakan batas kiper boleh menangkap bola dengan tangan dan menentukan kapan sebuah pelanggaran mendapatkan hadiah tendangan pinalti atau tidak.[6]

3.2. Lama permainan

Lama permainan sepak bola normal adalah 2 × 45 menit, ditambah istirahat selama 15 menit di antara kedua babak.[6] Jika kedudukan sama imbang, maka diadakan perpanjangan waktu selama 2×15 menit, hingga didapat pemenang, namun jika sama kuat maka diadakan adu penalti.[6] Wasit dapat menentukan berapa waktu tambahan di setiap akhir babak sebagai pengganti dari waktu yang hilang akibat pergantian pemain, cedera yang membutuhkan pertolongan, ataupun penghentian lainnya. Waktu tambahan ini disebut sebagai injury time atau stoppage time.[6]

Gol yang dicetak dalam perpanjangan waktu akan dihitung menjadi skor akhir pertandingan, sedangkan gol dari adu penalti hanya menentukan apabila suatu tim dapat melaju ke pertandingan selanjutnya ataupun tidak (tidak mempengaruhi skor akhir).[6] Pada akhir tahun 1990-an, International Football Association Board (IFAB) memberlakukan sistem gol emas (golden gol) atau gol perak (silver gol) untuk menyelesaikan pertandingan.[6] Dalam sistem gol emas, tim yang pertama kali mencetak gol saat perpanjangan waktu berlangsung akan menjadi pemenang, sedangkan dalam gol perak, tim yang memimpin pada akhir babak perpanjangan waktu pertama akan keluar sebagai pemenang.[6] Kedua sistem tersebut tidak lagi digunakan oleh IFAB.[6]

Pelanggaran

Wasit sedang memberikan kartu kuning.
Apabila pemain melakukan pelanggaran yang cukup keras maka wasit dapat memberikan peringatan dengan kartu kuning atau kartu merah.[7] Pertandingan akan dihentikan dan wasit menunjukkan kartu ke depan pemain yang melanggar kemudian mencatat namanya di dalam buku.[7] Kartu kuning merupakan peringatan atas pelanggaran seperti bersikap tidak sportif, secara terus-menerus melanggar peraturan, berselisih kata-kata atau tindakan, menunda memulai kembali pertandingan, keluar-masuk pertandingan tanpa persetujuan wasit, ataupun tidak menjaga jarak dari pemain lawan yang sedang melakukan tendangan bebas atau lemparan ke dalam.[7] Pemain yang menerima dua kartu kuning akan mendapatkan kartu merah dan keluar dari pertandingan.[7]

Pemain yang mendapatkan kartu merah harus keluar dari pertandingan tanpa bisa digantikan dengan pemain lainnya.[7] Beberapa contoh tindakan yang dapat diganjar kartu merah adalah pelanggaran berat yang membahayakan atau menyebabkan cedera parah pada lawan, meludah, melakukan kekerasan, melanggar lawan yang sedang berusaha mencetak gol, menyentuh bola untuk mencegah gol, dan menggunakan bahasa atau gerak tubuh yang cenderung menantang.[7]

3.3. Wasit dan Petugas Pertandingan

Dalam pertandingan profesional, terdapat 4 petugas yang memimpin jalannya pertandingan, yaitu wasit, 2 penjaga garis, dan seorang petugas di pinggir tengah lapangan.[8] Wasit memiliki peluit yang menandakan apakah saat berhenti atau memulai memainkan bola.[8] Dia juga bertugas memberikan hukuman dan peringatan atas pelanggaran yang terjadi di lapangan.[8] Masing-masing penjaga garis bertanggung jawab mengawasi setengah bagian dari lapangan.[8] Mereka membawa bendera dengan warna terang untuk menandakan adanya pelanggaran, bola keluar, ataupun offside.[8] Biasanya mereka akan bergerak mengikuti posisi pemain belakang terakhir.[8]

Petugas terakhir memiliki tugas untuk mencatat semua waktu yang sempat terhenti selama pertandingan berlangsung dan memberikan info mengenai tambahan waktu di akhir setiap babak.[8] Petugas ini juga bertugas memeriksa pergantian pemain dan menjadi penghubung antara manager tim dengan wasit.[8] Dalam beberapa pertandingan, teknologi penggunaan video atau penggunaan orang kelima untuk menentukan ketepatan keputusan wasit mulai digunakan.[8] Misalnya yang menentukan apakah suatu bola telah melewati garis atau apakah seorang pemain berada dalam keadaan offside ketika mencetak gol.[8]

4. Kejuaraan Internasional

Permainan sepak bola wanita.
Kejuaraan sepak bola internasional terbesar ialah Piala Dunia yang diselenggarakan oleh Fédération Internationale de Football Association (FIFA).[9] Piala Dunia diadakan setiap empat tahun sekali dan dimulai di Uruguay pada tahun 1930.[9] Pencetus ide tersebut adalah Jules Rimet, seorang pengacara dan pengusaha Perancis yang terinspirasi setelah menonton Olimpiade Paris tahun 1924.[9]

Kompetisi international tertua di dunia adalah Copa America yang mempertandingkan tim-tim dalam wilayah Amerika Selatan setiap dua tahun sekali.[10] Copa America pertama kali diadakan tahun 1916 dan diikuti oleh 10 negara yang akhirnya membentuk The South American Football Confederation (Conmebol).[10] Untuk wilayah Amerika Utara, The Confederation of North, Central American and Caribbean Association Football (CONCACAF) menyelenggarakan kompetisi internasional setiap empat tahun sekali yang disebut Piala Emas CONCACAF.[11] Di kawasan Asia, negara-negara yang tergabung dalam Asian Football Confederation (AFC), mengadakan kompetisi internasional pertama tingkat Asia pada tahun 1956 di Hongkong yang disebut Piala Asia.[12] Pada tahun 1960, kompetisi tingkat regional Eropa diadakan untuk pertama kalinya dengan nama European Nations' Cup yang kemudian disebut sebagai UEFA European Championship (Piala Eropa atau EURO).[9] Di wilayah Oseania (meliputi Australia, Selandia Baru, dan berbagai Kepulauan Pasifik), kompetisi international setiap dua tahun dimulai sejak tahun 1996 disebut Piala Oseania.[13] Untuk wilayah Afrika, kompetisi Piala Afrika mulai diadakan sejak 1957 di Khartoum.[14]

5. Sepak bola di Indonesia

Sejarah sepak bola di Indonesia diawali dengan berdirinya Persatuan Sepak Raga Seluruh Indonesia (PSSI) di Yogyakarta pada 19 April 1930 dengan pimpinan Soeratin Sosrosoegondo.[15] Dalam kongres PSSI di Solo, organisasi tersebut mengalami perubahan nama menjadi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia.[15] Sejak saat itu, kegiatan sepak bola semakin sering digerakkan oleh PSSI dan makin banyak rakyat bermain di jalan atau alun-alun tempat Kompetisi I Perserikatan diadakan.[16] Sebagai bentuk dukungan terhadap kebangkitan "Sepakbola Kebangsaan", Paku Buwono X mendirikan stadion Sriwedari yang membuat persepakbolaan Indonesia semakin gencar.[16]

Sepeninggalan Soeratin Sosrosoegondo, prestasi tim nasional sepak bola Indonesia tidak terlalu memuaskan karena pembinaan tim nasional tidak diimbangi dengan pengembangan organisasi dan kompetisi.[16] Pada era sebelum tahun 1970-an, beberapa pemain Indonesia sempat bersaing dalam kompetisi internasional, di antaranya Ramang, Sucipto Suntoro, Ronny Pattinasarani, dan Tan Liong Houw.[16] Dalam perkembangannya, PSSI telah memperluas kompetisi sepak bola dalam negeri, di antaranya dengan penyelenggaraan Liga Super Indonesia, Divisi Utama, Divisi Satu, dan Divisi Dua untuk pemain non amatir, serta Divisi Tiga untuk pemain amatir.[16] Selain itu, PSSI juga aktif mengembangkan kompetisi sepak bola wanita dan kompetisi dalam kelompok umur tertentu (U-15, U-17, U-19, dan U-23).[16]

5.1. Organisasi

  • FIFA (Dunia)
  • UEFA (Eropa)
  • CONMEBOL (Amerika Latin)
  • CONCACAF (Amerika Utara)
  • AFC (Asia)
  • CAF (Afrika)
  • OFC (Oseania)

 

5.2. Jenis lainnya

  • Sepak bola wanita
  • Sepak bola Paralimpik (untuk orang cacat)
  • Sepak bola ruangan (indoor): five a side football, futsal dan indoor soccer
  • Futsal
  • Sepak takraw

 

6. Referensi

  1. Sports-information.org Soccer. Diakses pada 9 Agustus 2011.
  2. Historyofsoccer.info History Of Soccer! 2006. Geno Jezek. Diakses pada 8 Agustus 2011.
  3. Sportsknowhow.com, HISTORY OF SOCCER. Page 1-3. Diakses pada 9 Agustus 2011.
  4. Soccerpositions.net Soccer Positions. Diakses pada 9 Agustus 2011.
  5. Soccer-training-guide.com The Soccer Formations Guide. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  6. Soccerwebsite.orgSoccer Rules. Diakses pada 9 Agustus 2011.
  7. [hhttp://www.soccerhelp.com/Soccer_Tips_Dictionary_Terms_C.shtml Soccerhelp.com] Diakses pada 9 Agustus 2011.
  8. About.com The Officials: An Explanation of Every Official's Function on the Field. Joshua Robinson. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  9. Oleole.com FIFA World Cup™ History. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  10. Napit.co.uk The Copa America. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  11. CONCACAF.com What is CONCACAF? Diakses pada 10 Agustus 2011.
  12. AFC.com About AFC. Last modified 6 September 2007. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  13. Napit.co.uk The OFC Nations Cup. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  14. Napit.co.ukAfrican Cup of Nations. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  15. Apasih.com Sejarah Berdirinya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Diakses pada 11 Agustus 2011.
  16. PSSI-football.com Sejarah PSSI. Diakses pada 11 Agustus 2011.

 

7. Pranala luar


Arief

Jumat, 23 Desember 2011

Piala Dunia Antarklub FIFA

Piala Dunia Antarklub FIFA (bahasa Inggris: FIFA Club World Cup; sebelumnya dikenal sebagai Kejuaraan Dunia Antarklub FIFA (bahasa Inggris: FIFA Club World Championship) adalah sebuah kompetisi resmi yang diadakan FIFA untuk mempertemukan juara kejuaraan utama antara klub-klub sepak bola di masing-masing benua. Kejuaraan ini diadakan untuk menggantikan Piala Interkontinental yang hanya mempertemukan juara dari dua benua saja yaitu Amerika Selatan dan Eropa.

Masing-masing juara dari masing-masing benua akan bertanding dengan juara Amerika Selatan dan Eropa akan mulai bermain di semifinal dan peserta dari Afrika, Asia, Amerika Tengah dan Karibia, serta Oseania akan bertanding untuk mendapatkan jatah semifinal.

Piala Dunia Antarklub FIFA hingga tahun 2008 diadakan di Jepang sebagai pengganti dari Piala Interkontinental dengan tetap disponsori oleh perusahaan Toyota. Untuk Piala Dunia Antarklub FIFA 2009 dan 2010 akan diadakan di Dubai, Uni Emirat Arab.

1. Hasil

Tahun Pertandingan final
Stadion Penylengaraa
Juara Skor Juara kedua


2000
Detail
Corinthians Bendera Brasil 0–0 p.w.
(4–3 A.P.)
Bendera Brasil Vasco da Gama


Stadion Maracanã,
Rio de Janeiro,
Brasil
2005
Detail
São Paulo Bendera Brasil 1–0 Bendera Inggris Liverpool


Std. Internasional,
Yokohama,
Jepang
2006
Detail
Internacional Bendera Brasil 1–0 Bendera Spanyol Barcelona


Std. Internasional,
Yokohama,
Jepang
2007
Detail
Milan Bendera Italia 4–2 Bendera Argentina Boca Juniors


Std. Internasional,
Yokohama,
Jepang
2008
Detail
Manc. United Bendera Inggris 1–0 Bendera Ekuador LDU Quito


Std. Internasional,
Yokohama,
Jepang
2009
Detail
FC Barcelona Bendera Spanyol 2–1 a. e. t Bendera Argentina Estudiantes LP


Std. Syekh Zayed,
Abu Dhabi,
UEA
2010
Detail
Inter Milan Bendera Italia 3–0 Bendera Republik Demokratik Kongo TP Mazembe Englebert


Std. Syekh Zayed,
Abu Dhabi,
UEA
2011
Detail
FC Barcelona Bendera Spanyol 4–0 Bendera Brasil Santos FC


Std. Internasional,
Yokohama,
Jepang
2012
Detail
Akan Dilaksanakan  Jepang
2013
Detail
Akan Dilaksanakan  Maroko
2014
Detail
Akan Dilaksanakan  Maroko



Tahun
Perebutan tempat ketiga Stadion Penylengaraa



Juara ketiga Skor Juara keempat
2000
Detail



Necaxa Bendera Meksiko 1–1 p.w.
(4–3 A.P.)
Bendera Spanyol Real Madrid Stadion Maracanã,
Rio de Janeiro,
Brasil
2005
Detail



Saprissa Bendera Kosta Rika 3–2 Bendera Arab Saudi Al Ittihad Std. Internasional,
Yokohama,
Jepang
2006
Detail



Al-Ahly Bendera Mesir 2–1 Bendera Meksiko América Std. Internasional,
Yokohama,
Jepang
2007
Detail



Urawa Reds Bendera Jepang 2–2
(4–2 A.P.)
Bendera Tunisia Étoile du Sahel Std. Internasional,
Yokohama,
Jepang
2008
Detail



Gamba Osaka Bendera Jepang 1–0 Bendera Meksiko Pachuca Std. Internasional,
Yokohama,
Jepang
2009
Detail



Pohang Stelers Bendera Korea Selatan 1–0
(4–3 A.P.)
Bendera Meksiko Atlante Std. Syekh Zayed,
Abu Dhabi,
UEA
2010
Detail



Internacional Bendera Brasil 4–2 Bendera Korea Selatan Seongnam Ilhwa Chunma Std. Syekh Zayed,
Abu Dhabi,
UEA
2011
Detail



Al-Sadd SC Bendera Qatar 0–0
(5–3 a.p.)
Bendera Jepang Kashiwa Reysol Std. Internasional,
Yokohama,
Jepang
2012
Detail
Akan Dilaksanakan  Jepang
2013
Detail
Akan Dilaksanakan  Maroko
2014
Detail
Akan Dilaksanakan  Maroko

 

2. Juara

  • Corinthians (2000)
  • São Paulo FC (2005)
  • Internacional (2006)
  • A.C. Milan (2007)
  • Manchester United (2008)
  • FC Barcelona (2009, 2011)
  • Internazionale Milano (2010)

 

3. Statistik juara

3.1. Berdasarkan negara

  • 3 kali:  Brasil (2000, 2005, 2006)
  • 2 kali:  Italia (2007, 2010),  Spanyol (2009, 2011)
  • 1 kali:  Inggris (2008)

 

3.2. Berdasarkan konfederasi

  • 5 kali: UEFA (2007, 2008, 2009, 2010, 2011)
  • 3 kali: CONMEBOL (2000, 2005, 2006)

 

4. Pranala luar


back to FIFA

Arief

Kamis, 22 Desember 2011

Asian Football Confederation

Konfederasi Sepak Bola Asia (dalam bahasa Inggris: Asian Football Confederation atau AFC) adalah badan pengatur sepak bola di Asia, tidak termasuk Siprus dan Israel, tetapi mencakup Australia.
AFC mempunyai 46 negara anggota yang mayoritas terletak di Asia. Negara yang memiliki wilayah di Eropa dan Asia, seperti Turki, Kazakhstan, Azerbaijan, Georgia, dan Rusia, tergabung ke dalam UEFA, sama halnya dengan Armenia, Siprus, dan Israel, yang seluruh wilayahnya terletak di Asia.
AFC didirikan pada 8 Mei 1954 di Manila, Filipina dan merupakan salah satu dari enam konfederasi benua FIFA. FIFA mengakui AFC sejak 21 Juni 1954. Markas AFC berada di AFC House, Jalan 1/155, Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia. Presidennya saat ini adalah Mohammed bin Hammam (Qatar).

1. Organisasi

1.1. Negara Pendiri

  1. Afghanistan
  2. Burma (Myanmar)
  3. Republik China
  4. Hong Kong
  5. India
  6. Indonesia
  7. Jepang
  8. Republik Korea
  9. Pakistan
  10. Filipina
  11. Singapura
  12. Vietnam

1.2. Presiden

No Nama Mulai Jab. Akhir Jab. Negara
1 Sir Lo Man Kam 1954 1954  Hong Kong
2 Kwok Chan 1954 1956  Hong Kong
3 William Sui Tak Louey 1956 1957  Hong Kong
4 N.C. Chan 1957 1958  Hong Kong
5 Tunku Abdul Rahman Putra Al-Haj 1958 1977  Malaysia

Kambiz Atabai (pejabat) 1977 1978  Iran
6 Tan Sri Hamzah Abu Samah 1978 1994  Malaysia
7 Yang Mulia Sultan Ahmad Shah 1994 2002  Malaysia
8 Mohamed bin Hammam 2002 2011  Qatar

Zhang Jilong (pejabat)[1][2] 2011 kini  Republik Rakyat Cina

1.3. Sekretaris Jendral

  1. Lee Wai Tong (Hong Kong) 1954-1965
  2. Koe Ewe Teik (Malaysia) 1965-1974
  3. Dato' Teoh Chye Hin (Malaysia) 1974-1978
  4. Dato' Peter Velappan (Malaysia) 1978-2007
  5. Dato' Paul Mony Samuel (Malaysia) 2007-2009
  6. Alexander Soosay (Malaysia) 2009-kini

 

2. Wilayah

Wilayah anggota AFC
AFC terbagi ke dalam empat wilayah. Berikut ditunjukkan bagaimana tim-tim nasional di Asia terbagi ke dalam wilayah-wilayah (tetapi tidak harus menjadi bagian dari federasi sepak bola regional di wilayah tersebut). Sebagai aturan, karena adanya pembatasan budaya, hanya wilayah ASEAN dan Asia Timur yang mempunyai tim wanita.

2.1. Federasi Sepak Bola ASEAN

  •  Australia
  •  Brunei
  •  Kamboja
  •  Timor Leste
  •  Indonesia
  •  Laos
  •  Malaysia
  •  Myanmar
  •  Filipina
  •  Singapura
  •  Thailand
  •  Vietnam

2.2. Federasi Sepak Bola Asia Timur

  •  Republik Rakyat Cina
  •  Hong Kong
  •  Guam
  •  Jepang
  •  Cina Taipei (Taiwan)
  •  Korea Utara
  •  Korea Selatan
  •  Makau
  •  Mongolia
  •  Kepulauan Mariana Utara (provisional)

2.3. Federasi Sepak Bola Asia Barat

  •  Bahrain
  •  Iran
  •  Irak
  •  Yordania
  •  Kuwait
  •  Lebanon
  •  Oman
  •  Palestina
  •  Qatar
  •  Arab Saudi
  •  Suriah
  •  Uni Emirat Arab
  •  Yaman

2.4. Federasi Sepak Bola Asia Tengah dan Selatan

  •  Afganistan*
  •  Bangladesh*
  •  Bhutan*
  •  India*
  •  Kirgizstan^
  •  Maladewa*
  •  Nepal*
  •  Pakistan*
  •  Sri Lanka*
  •  Tajikistan^
  •  Turkmenistan^
  •  Uzbekistan^
(*anggota Federasi Sepak Bola Asia Selatan (SAFF))
(^anggota Federasi Sepak Bola Asia Tengah (CAFF))

3. Kompetisi

3.1. Turnamen AFC

 

3.2. Turnamen regional

  • ASEAN: Kejuaraan Sepak Bola ASEAN (dahulu bernama Piala Tiger sebelum 2007)
  • Asia Tengah: Secara resmi hanya ada 4 negara di kawasan ini (Kyrgyzstan, Tajikistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan. Kazakhstan tergabung ke UEFA). Tidak ada turnamen resmi antar mereka.
  • Asia Timur: Piala Asia Timur
  • Asia Selatan: Piala SAFF
  • Asia Barat: Kejuaraan WAFF (tidak seluruh negara Asia Barat mengikutinya), Piala Negara Teluk

 

4. Referensi

  1. Haryanto Tri Wibowo. Hammam Diskors, Zhang Jilong Presiden AFC. VIVAnews, 30 Mei 2011. Diakses pada 8 Juni 2011.
  2. Muchamad Syuhada. Zhang Jilong Gantikan Posisi Hammam. Okezone.com, 30 Mei 2011. Diakses pada 8 Juni 2011.

5. Pranala luar


Arief

Bebas Bayar

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

gif maker

Arifuddin Ali