WELCOME TO THE BLOG SERBA SERBI.

Tampilkan postingan dengan label Narkoba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Narkoba. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Februari 2013

Profil Para Artis yang Digerebek BNN di Rumah Raffi Ahmad

arifuddinali.blogspot.com
Artis dan presenter Raffi Ahmad merupakan tuan rumah saat sejumlah selebritis yang sedang berkumpul dan diduga sedang berpesta narkoba digerebek petugas BNN, Minggu (27/1). Menurut Deputi Penindakan Badan Narkotika Nasional, Benny Joshua Mamoto, Raffi bahkan sudah diincar sejak tiga bulan silam, bahkan kebiasaan Raffi menggunakan narkoba sudah jadi rahasia umum di antara kalangan teman-temannya, kata Benny.

Aktor Irwansyah (27 tahun) dikenal lewat aktingnya dalam film Heart, sejumlah judul sinetron, dan juga sebagai seorang penyanyi. Sempat berpacaran dengan aktris Acha Septriasa, Irwansyah yang juga terlibat dalam penggerebekan BNN di rumah Raffi Ahmad, minggu (27/1), menikah dengan artis Zaskia Sungkar pada 2011 silam.

Kepala Badan Narkotika Nasional, Komjen Pol Anang Iskandar memberi keterangan kepada wartawan di kantor BNN, Jakarta Minggu (27/1). Anang Iskandar menjelaskan perihal tertangkapnya 17 orang dengan empat orang di antaranya artis Raffi Ahmad, Wanda Hamidah, Irwansyah dan Zaskia Sungkar serta temuan barang bukti dua linting ganja dan sejenis ekstasi yang sudah dimasukan ke dalam soft drink di kediaman Raffi di kawasan Lebak Bulus. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

Wanda Hamidah, model dan aktris yang terjun ke dunia politik dengan menjadi kader Partai Amanat Nasional (PAN) dan sekarang merupakan anggota DPRD DKI Jakarta. Perempuan kelahiran 1977 yang pernah menerima penghargaan Artis Peduli Hukum dan HAM dari Menkumham ini, turut dicokok petugas Badan Narkotika Nasional ketika menggerebek kediaman Raffi Ahmad, dan ditemukan sejumlah barang bukti berupa dua linting ganja dan pil MDMA.

Zaskia Sungkar merupakan istri Irwansyah sedang yang berada di kediaman Raffi Ahmad ketika petugas BNN melakukan penggerebekan. Meski mengaku datang ke rumah Raffi untuk meminta tanda tangan Raffi Ahmad, Zaskia yang merupakan kakak pesinetron Shireen Sungkar ikut dibawa petugas BNN untuk dites urin.  

Sumber: TEMPO.CO - Minggu 27 januari 2013

Raffi Ahmad Ditangkap Pesta Narkoba?

arifuddinali.blogspot.com

Selasa 29 Jan 2013
Kronologi Penggerebekan BNN di Rumah Raffi Ahmad
Berikut ini pesta berujung penagkapan kemarin dinihari berdasarkan keternagn BNN, pembantu rumah tangga dan ketua RT setempat.


Kamis, 31 Januari 2013 | 16:46 WIB  
Irwansyah: Raffi-Wanda Pacaran? Tak Ada Jawaban
Artis Zaskia Sungkar dan Irwansyah sempat ditahan dalam satu ruangan di gedung Badan Narkotika Nasional bersama 15 orang lainnya, termasuk Raffi Ahmad dan Wanda Hamidah. Ketika masih di sana, Irwansyah sempat menanyakan kedekatan Raffi dengan Wanda. "Jadi pacaran nih? Tapi mereka berdua diam. "Masih tertutuplah," kata Irwansyah sambil tertawa ketika ditemui di rumahnya, Kawasan Bintaro, Tangerang, Selasa malam, 29 Januari 2013. Wanda kabarnya sudah dua kali bertandang ke rumah Raffi. Zaskia dan Irwansyah baru melihat Wanda saat sama-sama berada di ruangan tersebut. Ketika penggerebekan, mereka berdua belum sempat melihat Wanda. "Kami baru kenal pas BNN," kata Zaskia. Dia enggan berkomentar soal isu kedekatan Raffi dengan Wanda. Pasangan suami-istri ini ikut digelandang petugas BNN dalam penggerebekan di rumah Raffi, kawasan Lebak Bulus, Jakarta, Ahad dini hari, 27 Januari 2013. Selain mereka bertiga, petugas mengamankan anggota DPRD DKI Jakarta Wanda Hamidah dan 13 orang lainnya. Sejauh ini, BNN sudah menyatakan bahwa lima orang dari kalangan bukan artis positif memakai narkoba. Sementara dua orang, termasuk Raffi, diduga memakai narkoba jenis baru. Zaskia dan Irwansyah sudah dinyatakan bersih dari narkoba dan dipulangkan kemarin sore, Selasa, 29 Januari 2013.

Selasa, 29 Januari 2013 | 14:39 WIB  
Zaskia dan Irwansyah Bebas dari Kasus Narkoba
Artis Zaskia Sungkar dan suaminya, Irwansyah, tersenyum di hadapan puluhan wartawan yang menunggu di Badan Narkotika Nasional. Pasangan selebriti ini ingin memberikan pernyataan seputar status mereka yang telah bebas dan hasil yang negatif setelah melakukan rangkaian tes. "Saya di sini bersama suami saya ingin menjelaskan bahwa ketika kami datang ke rumah rekan kami, Raffi, sudah dalam penggerebekan," kata Zaskia yang mengenakan kerudung putih. Menurut kakak kandung Shiren Sungkar itu, dia dan Irwan datang sekitar pukul 05.30 pagi ketika petugas BNN sudah masuk ke dalam rumah Raffi. "Kami datang sehabis Irwan syuting bersama pegawai kami. Kami datang ingin meminta tanda tangan giro untuk perusahaan kami, Arwansyah Picture," kata wanita 22 tahun ini.

Zaskia dan Irwan memang masuk ke dalam situasi dan waktu yang salah. Selama di BNN, mereka hanya dimintai keterangan sebagai saksi perihal penggerebekan di rumah Raffi Ahmad, Ahad pagi, 27 Januari 2013. Pihak BNN juga tak menemukan bukti kalau keduanya terlibat. Zaskia dan Irwan menerima surat pembebasan dari BNN. Di belakangnya terlihat Shiren Sungkar, yang mengenakan kaca mata hitam, serta kedua orang tua Zaskia, Fanny Bauty dan Mark Sungkar.

Minggu, 27 Januari 2013 | 13:27 WIB  
Raffi Ahmad Ditangkap Pesta Narkoba?
Badan Narkotika Nasional (BNN) mengamankan sejumlah artis yang sedang berpesta narkoba, Ahad dinihari, 27 Januari 2013. Disinyalir ada 16 artis Ibu Kota yang tertangkap dalam razia tersebut, yaitu RA, WH, SS, IR, dan LM. Juru bicara BNN, Sumirat, membenarkan adanya operasi sekitar pukul 04. pagi. "Memang ada operasi tadi pagi, tapi untuk lokasi dan nama-namanya saya belum tahu," katanya, Ahad, 27 Januari 2013. RA yang menjadi pembawa acara "Dahsyat" juga tidak terlihat pagi tadi di RCTI. Info yang berkembang, razia ini dilakukan di sebuah rumah kawasan Lebak Bulus yang dimiliki RA. Ada pula yang mengatakan razia dilakukan di apartemen Bona Indah, Lebak Bulus yang dimiliki artis berinisial WH.
Sumber: TEMPO.CO

Kamis, 13 Desember 2012

Narkotika

arifuddinali.blogspot.com - Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain "narkoba", istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif.

Semua istilah ini, baik "narkoba" ataupun "napza", mengacu pada kelompok senyawa yang umumnya memiliki risiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan, narkoba sebenarnya adalah senyawa-senyawa psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioperasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Namun kini persepsi itu disalahartikan akibat pemakaian di luar peruntukan dan dosis yang semestinya.

Pengertian

Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (Undang-Undang No. 22 tahun 1997). Yang termasuk jenis narkotika adalah:
  • Tanaman papaver, opium mentah, opium masak (candu, jicing, jicingko), opium obat, morfina, kokaina, ekgonina, tanaman ganja, dan damar ganja.
  • Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina, serta campuran-campuran dan sediaan-sediaan yang mengandung bahan tersebut di atas.
Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku (Undang-Undang No. 5/1997). Zat yang termasuk psikotropika antara lain:
  • Sedatin (Pil BK), Rohypnol, Magadon, Valium, Mandrax, Amfetamine, Fensiklidin, Metakualon, Metifenidat, Fenobarbital, Flunitrazepam, Ekstasi, Shabu-shabu, LSD (Lycergic Syntetic Diethylamide) dan sebagainya.
Bahan Adiktif berbahaya lainnya adalah bahan-bahan alamiah, semi sintetis maupun sintetis yang dapat dipakai sebagai pengganti morfina atau kokaina yang dapat mengganggu sistem syaraf pusat, seperti:
• Alkohol yang mengandung ethyl etanol, inhalen/sniffing (bahan pelarut) berupa zat organik (karbon) yang menghasilkan efek yang sama dengan yang dihasilkan oleh minuman yang beralkohol atau obat anaestetik jika aromanya dihisap. Contoh: lem/perekat, aceton, ether dan sebagainya.

 

Penyebaran

Hingga kini penyebaran penyalahgunaan narkoba sudah hampir tak bisa dicegah. Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Tentu saja hal ini bisa membuat orang tua, organisasi masyarakat, dan pemerintah khawatir.
Upaya pemberantas narkoba pun sudah sering dilakukan, namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anak-anak usia SD dan SMP pun banyak yang terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba. Hingga saat ini upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba pada anak-anak adalah pendidikan keluarga. Orang tua diharapkan untuk mengawasi dan mendidik anaknya agar selalu menjauhi penyalahgunaan Narkoba.

 

Kelompok Berdasarkan Efek

Berdasarkan efek yang ditimbulkan terhadap pemakainya, narkoba dikelompokkan sebagai berikut:
  • Halusinogen, yaitu efek dari narkoba bisa mengakibatkan seseorang menjadi ber-halusinasi dengan melihat suatu hal/benda yang sebenarnya tidak ada / tidak nyata bila dikonsumsi dalam sekian dosis tertentu. Contohnya kokain & LSD.
  • Stimulan, yaitu efek dari narkoba yang bisa mengakibatkan kerja organ tubuh seperti jantung dan otak lebih cepat dari biasanya sehingga mengakibatkan penggunanya lebih bertenaga serta cenderung membuatnya lebih senang dan gembira untuk sementara waktu.
  • Depresan, yaitu efek dari narkoba yang bisa menekan sistem syaraf pusat dan mengurangi aktivitas fungsional tubuh, sehingga pemakai merasa tenang bahkan tertidur dan tidak sadarkan diri. Contohnya putaw.
  • Adiktif. Seseorang yang sudah mengonsumsi narkoba biasanya akan ingin dan ingin lagi karena zat tertentu dalam narkoba mengakibatkan seseorang cenderung bersifat pasif, karena secara tidak langsung narkoba memutuskan syaraf-syaraf dalam otak. Contohnya: ganja, heroin, dan putaw.
  • Jika terlalu lama dan sudah ketergantungan narkoba maka lambat laun organ dalam tubuh akan rusak dan jika sudah melebihi takaran maka pengguna itu akan overdosis dan akhirnya mengakibatkan kematian.

 

Jenis

  • Heroin atau diamorfin (INN) adalah sejenis opioid alkaloid.
Heroin adalah derivatif 3.6-diasetil dari morfin (karena itulah namanya adalah diasetilmorfin) dan disintesiskan darinya melalui asetilasi. Bentuk kristal putihnya umumnya adalah garam hidroklorida, diamorfin hidroklorida. Heroin dapat menyebabkan kecanduan.
  • Ganja (Cannabis sativa syn. Cannabis indica) adalah tumbuhan budidaya penghasil serat, namun lebih dikenal karena kandungan zat narkotika pada bijinya, tetrahidrokanabinol (THC, tetra-hydro-cannabinol) yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia (rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab).
Ganja menjadi simbol budaya hippies yang pernah populer di Amerika Serikat. Hal ini biasanya dilambangkan dengan daun ganja yang berbentuk khas. Selain itu ganja dan opium juga didengungkan sebagai simbol perlawanan terhadap arus globalisme yang dipaksakan negara kapitalis terhadap negara berkembang. Di India, sebagian Sadhu yang menyembah dewa Shiva menggunakan produk derivatif ganja untuk melakukan ritual penyembahan dengan cara menghisap Hashish melalui pipa Chilam/Chillum, dan dengan meminum Bhang.

 

Pemanfaatan

Tumbuhan ganja telah dikenal manusia sejak lama dan digunakan sebagai bahan pembuat kantung karena serat yang dihasilkannya kuat. Biji ganja juga digunakan sebagai sumber minyak.

Namun demikian, karena ganja juga dikenal sebagai sumber narkotika dan kegunaan ini lebih bernilai ekonomi, orang lebih banyak menanam untuk hal ini dan di banyak tempat disalahgunakan.

Di sejumlah negara penanaman ganja sepenuhnya dilarang. Di beberapa negara lain, penanaman ganja diperbolehkan untuk kepentingan pemanfaatan seratnya. Syaratnya adalah varietas yang ditanam harus mengandung bahan narkotika yang sangat rendah atau tidak ada sama sekali.

Sebelum ada larangan ketat terhadap penanaman ganja, di Aceh daun ganja menjadi komponen sayur dan umum disajikan.

Bagi penggunanya, daun ganja kering dibakar dan dihisap seperti rokok, dan bisa juga dihisap dengan alat khusus bertabung yang disebut bong.
  • Budidaya
Tanaman ini ditemukan hampir disetiap negara tropis. Bahkan beberapa negara beriklim dingin pun sudah mulai membudidayakannya dalam rumah kaca.
  • Morfin adalah alkaloid analgesik yang sangat kuat dan merupakan agen aktif utama yang ditemukan pada opium. Morfin bekerja langsung pada sistem saraf pusat untuk menghilangkan sakit. Efek samping morfin antara lain adalah penurunan kesadaran, euforia, rasa kantuk, lesu, dan penglihatan kabur. Morfin juga mengurangi rasa lapar, merangsang batuk, dan meyebabkan konstipasi. Morfin menimbulkan ketergantungan tinggi dibandingkan zat-zat lainnya. Pasien morfin juga dilaporkan menderita insomnia dan mimpi buruk.
Kata "morfin" berasal dari Morpheus, dewa mimpi dalam mitologi Yunani.
  • Kokain adalah senyawa sintetis yg memicu metabolisme sel menjadi sangat cepat.
Kokain merupakan alkaloid yang didapatkan dari tanaman Erythroxylon coca, yang berasal dari Amerika Selatan, dimana daun dari tanaman ini biasanya dikunyah oleh penduduk setempat untuk mendapatkan “efek stimulan”.

Saat ini Kokain masih digunakan sebagai anestetik lokal, khususnya untuk pembedahan mata, hidung dan tenggorokan, karena efek vasokonstriksif-nya juga membantu. Kokain diklasifikasikan sebagai suatu narkotika, bersama dengan morfin dan heroin karena efek adiktif.

Narkoba adalah singkatan dari Narkotika, Alkohol, dan Obat-obat berbahaya. Kadang disebut juga Napza(Narkotika, Psikotropika, dan Zat Aditif). Zat-zat tersebut dapat membuat berbagai efek samping seperti Halusinasi, ketagihan, dan efek psikologi lainnya. Cara penggunaan bisa melalui suntikan, dimakan, dihisap, atau dihirup. Contoh zat-zat berbahaya yang dikonsumi dengan cara dihisap adalah Opium yang menggunakan pipa hisapan.

Zat-zat berbahaya tersebut tergolong menjadi;
  • Narkotika
  • Psikotropika
  • Zat-zat Adiktif

 

Narkotika

Narkotika berasal dari bahasa Inggris "narcotics" yang artinya obat bius. Narkotika adalah bahan yang berasal dari 3 jenis tanaman Papaper Somniferum (Candu), Erythroxyion coca (kokain), dan cannabis sativa (ganja) baik murni maupun bentuk campuran. Cara kerjanya mempengaruhi susunan syaraf yang dapat membuat kita tidak merasakan apa-apa, bahkan bila bagian tubuh kita disakiti sekalipun. Jenis-jenisnya adalah:
  • Opium atau Opioid atau Opiat atau Candu
  • Codein atau Kodein
  • Methadone (MTD)
  • LSD atau Lysergic Acid atau Acid atau Trips atau Tabs
  • PC
  • mescalin
  • barbiturat
  • Demerol atau Petidin atau Pethidina
  • Dektropropoksiven
  • Hashish (Berbentuk tepung dan warnanya hitam. Ia dinikmati dengan cara diisap atau dimakan. Narkotika jenis yang kedua ini dikatakan agak tidak berbahaya hanya karena jarang membawa kematian)

 

Psikotropika

Psikotropika adalah bahan lain yang tidak mengandung narkotika, merupakan zat buatan atau hasil rekayasa yang dibuat dengan mengatur struktur kimia. Mempengaruhi atau mengubah keadaan mental dan tingkah laku pemakainya. Jenis-jenisnya adalah:
  • Ekstasi atau Inex atau Metamphetamines
  • Demerol
  • Speed
  • Angel Dust
  • Shabu-shabu(Sabu/Syabu/ICE)
  • Sedatif-Hipnotik(Benzodiazepin/BDZ), BK, Lexo, MG, Rohip, Dum
  • Megadon
  • Nipam
Jenis Psikotropika juga sering dikaitkan dengan istilah Amfetamin, dimana Amfetamin ada 2 jenis yaitu MDMA (metil dioksi metamfetamin) dikenal dengan nama ekstasi. Nama lain fantacy pils, inex. Kemudian jenis lain adalah Metamfetamin yang bekerja lebih lama dibanding MDMA (dapat mencapai 12 jam) dan efek halusinasinya lebih kuat. Nama lainnya shabu, SS, ice.

 

Zat adiktif

Zat adiktif adalah zat-zat yang bisa membuat ketagihan jika dikonsumsi secara rutin.
  • Alkohol
  • Nikotin
  • Kafein
  • Zat Desainer
Sumber: wikipedia

Kapolda Kaltim dan MPR Musnahkan SS Senilai Rp 12 M

Kapolda Kaltim memimpin pemusnahan barang bukti narkoba di Nunukan
arifuddinali.blogspot.com -  NUNUKAN, Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Anas Yusuf bersama Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Farhan Hamid, Bupati Nunukan Basri dan sejumlah anggota MPR RI, Rabu (12/12/2012) sore memusnahkan narkotika jenis sabu-sabu (SS) seberat 6,65 kilogram atau senilai antara Rp12 miliar hingga Rp13 miliar.

Pemusnahan barang bukti dengan membakar SS dimaksud, dilakukan di halaman Mapolsek Sungai Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur, disela kunjungan rombongan MPR RI ke Pulau Sebatik hari ini.

Kepala Satuan Reskoba Polres Nunukan Iptu Devi Sujana menjelaskan, barang bukti SS ini merupakan hasil dari dua kali pengungkapkan yakni pada Oktober lalu dengan barang bukti seberat 350 gram, disusul penangkapan pada 30 Nopember 2012 lalu dengan barang bukti SS seberat 6,3 kilogram. Dua kasus itu melibatkan jaringan yang berbeda.

Devi juga menjelaskan, perbandingan pengungkapan kasus narkoba antara tahun 2011 dan 2012. Pada 2011 terungkap 48 kasus dengan 69 tersangka. Adapun barang bukti narkotika mencapai 4.300 gram SS dan 1.350 gram heroin. Sementara pada tahun 2012 terungkap 32 kasus dengan 44 tersangka berikut barang bukti 7.100 gram SS.

Kasus terakhir yakni pengungkapan SS dengan barang bukti seberat 6,3 kilogram melibatkan dua tersangka masing-masing Firman, pria asal Lamongan yang ditangkap di Sungai Nyamuk serta Ryan, warga Samarinda yang tertangkap di Tarakan. Keduanya diketahui sebagai kurir.

"Untuk jaringan lain kita masih koordinasi dengan Bareskrim Mabes Polri dan Polda Kaltim," ujarnya.

Kapolda Kaltim kepada wartawan mengatakan, saat ini pihaknya baru berhasil menangkap dua orang kurir dalam kasus SS seberat 6,3 kilogram dimaksud.

"Tersangkanya baru dua yang kita tangkap. Dalam proses penyidikan dan sedang dikembangkan," ujarnya.

Saat ditanya wartawan, apakah pemilik SS sudah teridentifikasi? "Sementara kita pengembangan, tetapi belum. Sementara masih kurir dua orang. Nanti masih penyelidikan, masih rahasia yah," ujarnya.
Sumber: tribunkaltim.co.id Rabu, 12 Desember 2012


Kapolda Akui Sulit Awasi Titik Masuk di Nunukan
NUNUKAN, Banyaknya titik masuk dari Malaysia menuju ke Pulau Sebatik dan Pulau Nunukan, diakui Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Anas Yusuf sangat menyulitkan untuk melakukan pengawasan. Sehingga peluang ini seringkali dimanfaatkan jaringan pengedar narkotika untuk memasukkan barang haram tersebut ke Indonesia.

"Ini dia, memang sulit. Sangat sulit. Tetapi tetap kita maksimalkan dengan patroli Polair," ujarnya, Rabu (12/12/2012) sore disela pemusnahan sabu-sabu seberat 6,65 kilogram di halaman Mapolsek Sungai Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur.

Selain memaksimalkan personil kepolisian, pihaknya juga menjalin kerjasama dengan Polisi Diraja Malaysia. "Bahkan kita kerjasama dalam konteks regional ASEAN," ujarnya.

Pihak kepolisian sudah dua kali berhasil menangkap pengedar narkotika jenis sabu-sabu yang melalui jalur Tawau, Sabah, Malaysia melalui Pulau Sebatik lalu menuju ke Tarakan dan dilanjutkan ke Samarinda. Jalur ini sudah berubah dari pengungkapan sebelumnya, di mana para pelaku menggunakan jalur Tawau menuju ke Pulau Nunukan melalui Pelabuhan Tunon Taka.

Kapolda mengatakan, dengan tertangkapnya pelaku peredaran narkotika ini di Pulau Nunukan, kemungkinan mereka sudah mengubah jalur peredaran narkotika dimaksud.

"Dengan tertangkapnya dia (di Nunukan), pasti menggunakan siasat lain," ujarnya. Ia menekankan, pihaknya tetap melakukan upaya penyelidikan dan pengungkapan kasus-kasus narkoba yang sebelumnya kurir-kurir dari jaringan ini telah tertangkap di Nunukan. Pihaknya sedang berkoordinasi dengan Direktorat Narkoba Bareskrim, untuk mengetahui keterlibatan sindikat jaringan yang berada di Malaysia.

"kita sudah koordinasi, ada indikasi dengan jaringan Malaysia. Yang di Malaysia, sudah ada yang tersentuh di Bareskrim.  Mungkin bisa konfirmasi di Bareksrim," ujarnya.

Saat ini pihaknya juga menggencarkan pemberantasan peredaran narkotika dengan menggelar operasi khusus.

"Sekarang kita melakukan operasi khususnya narkoba. Jadi sementara kita sedang melakukan operasi Antik Mahakam untuk operasi narkoba," ujarnya. Dengan melakukan operasi dimaksud, tentu kekuatan yang terlibat juga lebih banyak. 
Sumber : tribunkaltim.co.id-  Rabu, 12 Desember 2012

Bebas Bayar

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

gif maker

Arifuddin Ali